Pencarian

Wagub Banten Sebut Motor Listrik Solusi Kurangi Beban Subsidi BBM Rp 600 Triliun, Pabrik di Balaraja Jadi Percontohan

Jumat, 31 Juli 2026 • 11:26:31 WIB
Wagub Banten Sebut Motor Listrik Solusi Kurangi Beban Subsidi BBM Rp 600 Triliun, Pabrik di Balaraja Jadi Percontohan
Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah meninjau proses produksi motor listrik di pabrik Balaraja, Kabupaten Tangerang.

TANGERANG — Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke pabrik motor listrik di Balaraja pada Kamis (30/7/2026) langsung ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi Banten dengan pernyataan dukungan penuh terhadap pengembangan industri kendaraan ramah lingkungan. Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa transisi energi bukan lagi wacana, melainkan kebutuhan strategis yang harus didorong dari tingkat daerah.

“Kita baru saja dari LAN membahas soal kepemimpinan yang adaptif dan ramah lingkungan. Nah motor listrik ini contoh nyatanya. Adaptif, efisien, dan tidak merusak lingkungan. Ini harus kita dukung,” ujar Dimyati di lokasi pabrik.

Beban Subsidi BBM Jadi Alasan Utama Percepatan Transisi

Di tengah fluktuasi harga minyak dunia dan ketegangan geopolitik, Dimyati menilai percepatan adopsi kendaraan listrik menjadi langkah nasional yang tak bisa ditunda. Ia menyoroti besarnya subsidi BBM yang memberatkan anggaran negara setiap tahun.

“Di tengah harga BBM yang fluktuatif dan kondisi geopolitik global, beralih ke energi bersih seperti kendaraan listrik jadi langkah strategis nasional,” katanya.

Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik, Agung Pamungkas alias Don Papank, membeberkan data yang melatarbelakangi urgensi tersebut. Menurutnya, beban subsidi BBM saat ini sudah mencapai angka Rp 500 triliun per tahun.

“Ditambah dampak geopolitik seperti konflik Iran, bisa nambah 170 triliun lagi. Total hampir 600 triliun. Tidak ada negara yang kuat menanggung itu terus-menerus,” ungkap Don Papank.

Dari Gudang Suku Cadang hingga Perakitan: Rombongan Tinjau Proses Produksi

Dalam kunjungan itu, Wagub Dimyati bersama Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mendampingi Wapres Gibran menelusuri langsung alur produksi pabrik. Rombongan diperlihatkan proses manufaktur, kondisi gudang suku cadang, area pengecatan, hingga tahap perakitan akhir.

Sejumlah unit sepeda motor listrik yang telah siap dipasarkan turut dipamerkan di hadapan para pejabat yang hadir. Don Papank menyebut Indonesia kini telah memasuki era baru industri kendaraan listrik dengan hadirnya pabrik lokal seperti Tangkas.

Pemprov Banten Siapkan Insentif dan Infrastruktur Pendukung

Dimyati memastikan dukungan pemprov tidak sekadar seremonial. Pihaknya akan memfasilitasi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir, termasuk memberikan kemudahan bagi investor yang ingin membangun industri serupa di Banten.

“Kami siap memfasilitasi, mulai dari insentif investasi, penyediaan infrastruktur charging station, hingga edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus mengurangi ketergantungan daerah pada bahan bakar fosil. Kehadiran pabrik di Balaraja disebut menjadi bukti bahwa industri padat karya ini bisa tumbuh di luar Pulau Jawa bagian tengah dan menyerap tenaga kerja lokal.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks