Pencarian

Distan Lebak Realisasikan Tambah Tanam 6.937 Hektare pada Juni, Surplus Beras Capai 172.460 Ton

Jumat, 17 Juli 2026 • 23:33:01 WIB
Distan Lebak Realisasikan Tambah Tanam 6.937 Hektare pada Juni, Surplus Beras Capai 172.460 Ton
Berikut adalah 5 caption foto berita sesuai permintaan:

LEBAK — Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pertanian setempat menggenjot produksi beras di tengah musim kemarau. Salah satu langkahnya adalah mengoptimalkan gerakan tanam dengan memanfaatkan pompa air untuk menyedot air permukaan dari sungai.

Kepala Bidang Produksi Distan Kabupaten Lebak Dodi Hermawan menyatakan optimisme terhadap target LTT seluas 150 ribu hektare hingga Desember mendatang. Pasalnya, indeks pertanaman (IP) di Lebak bisa mencapai tiga kali tanam dalam setahun pada areal sawah baku seluas 50 ribu hektare.

Surplus Beras 172.460 Ton, Siap Pasok Jakarta hingga Bekasi

Dari total produksi beras Januari–Juni 2026 yang mencapai 249.587 ton, pasar hanya menyerap 77.127 ton hingga Juni. Artinya, Lebak mengalami surplus 172.460 ton beras — cukup untuk mencukupi kebutuhan 1,4 juta jiwa penduduk selama 13 bulan ke depan.

"Kita menyumbangkan ketersediaan beras untuk daerah lain, seperti Tangerang, Jakarta, Bogor, Depok hingga Bekasi," kata Dodi dalam keterangannya di Lebak, Jumat.

Gerakan Tanam di Musim Kemarau: Pompa Air Jadi Andalan

Dodi menjelaskan, petani di berbagai lokasi tetap melakukan gerakan tanam meski musim kemarau berlangsung. Salah satu contohnya adalah petani di Blok Kolelet, Rangkasbitung, yang menggarap lahan seluas 50 hektare dengan menyedot air sungai menggunakan pompa air.

"Kami minta petani yang terdapat air permukaan agar tetap melaksanakan gerakan tanam, karena bisa dilakukan bantuan pompa air," ujarnya.

Pemerintah daerah juga memperkuat pendampingan penyuluh pertanian, memastikan ketersediaan benih berkualitas dan pupuk, serta mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Tujuannya, proses olah tanah hingga penanaman berlangsung lebih cepat dan tepat waktu.

Pembangunan Jaringan Irigasi Baru di 7 Kecamatan

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak Dade Yan Apriyandi menambahkan, pemerintah daerah merealisasikan pembangunan delapan unit daerah irigasi. Proyek ini untuk memastikan pasokan air ke areal persawahan saat musim kemarau tetap terjaga.

Lokasi pembangunan jaringan irigasi tersebar di tujuh kecamatan: Cijaku (80 hektare), Cibeber (100 hektare), Cikulur (130 hektare), Bayah (120 hektare), Bojongmanik (127 hektare), Lebak Gedong (200 hektare), dan Malingping (88 hektare).

"Kami berharap pembangunan daerah irigasi itu dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pangan saat musim kemarau," kata Dade.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks