TANGERANG — SMK Farmasi Tangerang 1 membuka peluang bagi calon siswa baru untuk mendapatkan pengembalian biaya pendidikan atau cashback senilai Rp 1,5 juta. Penawaran ini merupakan bagian dari skema Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026-2027.
Wakil Kepala SMK Farmasi 1, Hanudin, menjelaskan bahwa pemberian insentif ini bertujuan memikat calon tenaga kerja terampil di sektor farmasi. Kendati demikian, terdapat kriteria khusus yang wajib dipenuhi pendaftar untuk mengklaim potongan biaya tersebut.
“Kami memberikan cashback 1,5 juta rupiah bagi siswa yang bersekolah di sini dengan syarat dan ketentuan berlaku,” ujar Hanudin, Jumat (8/5/2026).
Keunggulan Sertifikasi LSP-P1 Pertama di Banten
Sekolah ini mengandalkan legalitas kompetensi sebagai daya tarik utama di samping insentif biaya. SMK Farmasi Tangerang 1 telah mengantongi sertifikat Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Status tersebut mengukuhkan lembaga ini sebagai sekolah kejuruan farmasi pertama dan satu-satunya di Provinsi Banten dengan otoritas sertifikasi mandiri. Hal ini menjamin lulusan memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional di dunia kerja.
“Dengan demikian SMK Farmasi Tangerang 1 menjadi sekolah SMK kejuruan pertama bidang farmasi satu-satunya di provinsi Banten yang sudah memiliki LSP-P1,” tambah Hanudin.
Peluang Karier Lulusan di Berbagai Sektor Industri
Berdiri sejak 2007, sekolah ini telah mencetak banyak tenaga kerja terampil yang terserap di berbagai lini industri kesehatan dan manufaktur. Kurikulumnya dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di apotek, rumah sakit, hingga puskesmas.
Lulusan juga merambah sektor industri makanan, kosmetik, hingga obat tradisional. Fasilitas modern dan tenaga pengajar kompeten menjadi kunci utama dalam menyiapkan siswa menghadapi tantangan dunia usaha yang kian kompetitif.
“Industri farmasi, industri makanan, kosmetik, apotek, rumah sakit, puskesmas, dan industri obat tradisional serta industri lainnya yang berkaitan dengan dunia farmasi,” ungkap Hanudin mengenai sebaran karier alumni.
Terletak di lokasi strategis, sekolah ini juga menyediakan jalur beasiswa serta akses melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Pendaftaran resmi ditutup pada 6 Juli 2026.
Mengingat kuota yang terbatas, calon wali murid diimbau segera melakukan proses registrasi sebelum masa penerimaan berakhir.