Serang — Program Sekolah Gratis yang diluncurkan Gubernur Banten Andra Soni pada Mei 2025 lalu menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Banten. Satu tahun berjalan, program yang dimulai di SMA YP Karya 2, Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, itu telah menyentuh puluhan ribu pelajar.
69.705 Siswa Terima Manfaat Program Sekolah Gratis
Secara keseluruhan, sebanyak 69.705 siswa tersebar di 801 sekolah swasta telah merasakan manfaat langsung dari Program Sekolah Gratis. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah Banten untuk menekan angka putus sekolah dan membuka akses pendidikan yang lebih luas.
Gubernur Andra Soni menegaskan visi di balik program ini: "Dengan pendidikan, manusia keluar dari kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan, tujuan kita jelas menekan angka putus sekolah dan menghadirkan keadilan."
Rata-Rata Lama Sekolah Meningkat ke 9,56 Tahun
Data terbaru menunjukkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Provinsi Banten pada 2025 mencapai 9,56 tahun, meningkat dari 9,05 tahun pada 2024. Peningkatan sebesar 0,51 tahun ini mencerminkan bahwa rata-rata penduduk usia 15 tahun ke atas kini berada di atas jenjang SMP.
RLS merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas sumber daya manusia dan tingkat pendidikan penduduk. Peningkatan ini juga mendorong angka Harapan Lama Sekolah (HLS) Banten menyentuh 13,5 tahun, memberi sinyal positif bagi generasi muda untuk melanjutkan studi ke tingkat lebih tinggi.
IPM Banten Naik 1,18 Persen, Masuk Kategori Tinggi
Dampak Program Sekolah Gratis terlihat jelas pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten. Pada 2025, IPM mencapai 77,25 poin, meningkat 0,90 poin atau 1,18 persen dibanding 2024, menempatkan Banten dalam kategori pembangunan manusia tinggi.
Capaian ini menunjukkan arah pembangunan yang semakin inklusif dan berkeadilan. Gubernur Andra Soni menggarisbawahi bahwa Program Sekolah Gratis adalah upaya memenuhi hak dasar anak bangsa untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak.
Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu
Selain Program Sekolah Gratis, Banten juga menjalankan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari inisiatif prioritas Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, Provinsi Banten telah memiliki empat unit Sekolah Rakyat yang tersebar di Kota Serang (1 unit), Kabupaten Lebak (2 unit), dan Kota Tangerang Selatan (1 unit).
Fasilitas ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, memperkuat jangkauan pemerintah dalam menjamin akses pendidikan berkualitas tanpa memandang kondisi ekonomi orangtua.