SERANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi turun langsung menemui tiga kelompok mahasiswa dari berbagai universitas yang menggelar aksi di KP3B. Kedatangan para mahasiswa ini bertujuan menyampaikan aspirasi terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Buruh Internasional (May Day).
Deden didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten mendengarkan tuntutan massa di tengah cuaca ekstrem. Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Banten tengah memprioritaskan program unggulan untuk menekan angka putus sekolah di seluruh kabupaten dan kota.
Perluasan Program Sekolah Gratis hingga Madrasah Aliyah
Salah satu poin utama yang disampaikan pemerintah adalah keberlanjutan Program Sekolah Gratis. Saat ini, manfaat program tersebut sudah menyasar siswa di tingkat SMA, SMK, hingga Sekolah Khusus (SKh) swasta di wilayah Banten.
Deden mengungkapkan rencana strategis untuk memperluas jangkauan bantuan pendidikan tersebut. Pemerintah daerah berupaya agar program sekolah gratis juga bisa menyentuh Madrasah Aliyah (MA) yang secara struktural berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
“Kami menerima tiga kelompok yang menyampaikan aspirasi terkait dengan Hari Buruh dan Hari Pendidikan,” kata Deden pada Senin (4/5/2026).
Pembangunan Ruang Kelas Baru di Tangerang dan Serang
Selain fokus pada biaya pendidikan, Pemprov Banten mengeklaim terus melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan daya tampung siswa setiap tahunnya terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah, sejumlah unit sekolah baru setingkat SMA dan SMK Negeri telah dibangun. Fokus pembangunan infrastruktur pendidikan tahun ini menyasar wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Serang.
“Alhamdulillah, tahun ini kita juga terus memperbaiki dan membangun sekolah-sekolah baru yang ada di Provinsi Banten,” ujar Deden di hadapan massa aksi.
Komitmen Pemerataan Pembangunan Pendidikan yang Berkeadilan
Pemerintah Provinsi Banten menyatakan aspirasi mahasiswa menjadi masukan penting dalam pengambilan kebijakan ke depan. Deden menegaskan bahwa akses pendidikan yang setara merupakan fondasi utama dalam memajukan daerah.
Pesan tersebut selaras dengan instruksi Gubernur Banten yang menginginkan adanya keadilan dalam distribusi pembangunan. Tidak hanya di pusat kota, namun juga menjangkau wilayah pelosok yang selama ini sulit mengakses fasilitas pendidikan berkualitas.
Kepada para mahasiswa, Deden menyampaikan bahwa Bapak Gubernur Andra Soni terus berkomitmen untuk pemajuan pendidikan dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan.