Thomas Tuchel Minta Orangtua Inggris Buat Surat Izin Sekolah demi Anak Nonton Piala Dunia 2026, Pemerintah Tolak

Penulis: Ramli Siregar  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 04:00:01 WIB
Thomas Tuchel mendorong orangtua Inggris buat surat izin sekolah agar anak bisa nonton Piala Dunia 2026.

BANTEN — Inggris akan menghadapi tuan rumah Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Mexico City, Minggu (5/7) waktu setempat. Pertandingan yang digelar pukul 07.00 WIB itu berarti berlangsung pukul 01.00 dini hari waktu Inggris — jam yang sangat larut bagi anak-anak untuk menonton langsung.

Usulan Tuchel: Surat Izin ke Sekolah Demi Dukungan Anak-Anak

Tuchel melihat situasi ini sebagai peluang besar untuk membangun generasi pendukung baru. Ia mendorong orangtua agar bernegosiasi dengan pihak sekolah demi anak-anak yang ingin begadang.

"Tulis surat izin ke sekolah dan izinkan mereka menonton sepak bola. Ada banyak waktu untuk bersekolah tapi Piala Dunia hanya digelar empat tahun sekali," kata Tuchel dikutip dari Independent.

Pelatih asal Jerman itu menambahkan bahwa timnya butuh dukungan maksimal. "Akan ada pertandingan besar dalam empat hari mendatang dan kami butuh dukungan dari semua orang terutama anak-anak," ujarnya.

Pemerintah Inggris Beri Sikap Berlawanan

Kantor Perdana Menteri Inggris langsung memberikan respons tegas. Juru Bicara PM menyebut keputusan ada di tangan orangtua, tapi aturan sekolah tidak bisa ditawar.

"Tentu orangtua bisa menentukan keputusan mereka. Kami ingin semua orang menikmati pertandingan tapi anak-anak harus tetap sekolah di hari Senin," ujar sang juru bicara.

Sekretaris Bidang Pendidikan Inggris, Bridget Phillipson, justru punya pandangan lebih longgar. Ia menilai anak-anak tetap bisa berangkat sekolah meski begadang nonton sepak bola. "Ini pertandingan larut malam tapi anak-anak tetap bisa ke sekolah esoknya," kata Phillipson.

Pertandingan Larut Malam, Dampak ke Jadwal Sekolah

Laga Inggris vs Meksiko ini menjadi ujian bagi para pendukung muda Inggris. Kick-off pukul 01.00 dini hari waktu setempat membuat anak-anak harus begadang hingga selesai — sekitar pukul 03.00 pagi — jika ingin menyaksikan penuh.

Usulan Tuchel ini menimbulkan perdebatan di kalangan orangtua Inggris. Sebagian mendukung ide membiarkan anak-anak menikmati momen langka Piala Dunia, sebagian lain khawatir dengan dampaknya terhadap konsentrasi belajar di sekolah.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama dengan 48 tim peserta. Inggris tergabung dalam grup bersama beberapa negara dan kini melangkah ke babak 16 besar setelah melewati fase grup.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top