BANTEN — Upacara HUT ke-80 Bhayangkara yang berlangsung di Cikeas besok akan menjadi panggung bagi atraksi taktis Korps Bhayangkara. Rangkaian acara mencakup simulasi penindakan terorisme, pembebasan sandera di kapal niaga oleh Tim Penindak Polri, hingga aksi bela diri. Perayaan ini juga akan dimeriahkan tarian kolosal Mahakarya Budaya Bangsa dan penampilan musik dari kelompok Moluccan Soul.
AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, ajudan Jokowi, mengonfirmasi bahwa mantan kepala negara itu akan menghadiri undangan Polri. "Insyaallah (hadir)," katanya, Selasa (30/6/2026). Saat ini, Jokowi dikonfirmasi sudah tiba di Jakarta untuk persiapan menghadiri acara tersebut. Kehadiran Jokowi di markas Brimob Cikeas menambah dimensi historis perayaan Bhayangkara tahun ini.
Salah satu sesi yang dinanti adalah defile pasukan dari berbagai resimen yang mewakili unsur kepolisian dan masyarakat. Penampilan Srikandi Turangga Bhayangkara, unit wanita berkuda Polri, dipastikan akan menjadi daya tarik tersendiri. Atraksi ini biasanya menampilkan keterampilan berkuda dan formasi barisan yang presisi, mencerminkan profesionalisme personel Polri.
Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin langsung upacara menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap institusi keamanan. Upacara militer ini menjadi momentum bagi kepala negara untuk memberikan arahan langsung kepada jajaran Polri di momen ulang tahun mereka yang ke-80. Ini juga menjadi sinyal kontinuitas hubungan antara pemerintah pusat dengan institusi penegak hukum.
Rangkaian peragaan kemampuan taktis akan menjadi inti dari perayaan. Tim Penindak Polri akan mendemonstrasikan prosedur pembebasan sandera di kapal niaga, sebuah skenario yang relevan dengan ancaman maritim kontemporer. Simulasi penindakan terorisme juga akan diperagakan untuk menunjukkan kesiapan taktis Korps Bhayangkara dalam menghadapi ancaman non-konvensional. Aksi bela diri Polri akan menutup sesi peragaan tersebut.
Peringatan HUT Bhayangkara tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga panggung untuk menunjukkan transformasi dan kapabilitas operasional Polri di hadapan pimpinan nasional dan masyarakat. Kehadiran Jokowi di samping Prabowo diyakini akan menjadi simbol persatuan antar pemimpin bangsa dalam mendukung institusi keamanan negara.