TANGERANG — Peristiwa pertama terjadi di Jalan LP Wanita, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang. BPBD menerima laporan pukul 09.15 WIB setelah sapi kurban lepas dan berlari ke area pergudangan VIVO.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan tali pengikat sapi putus saat hendak disembelih. Petugas melakukan pengejaran dan menjebak hewan tersebut di kawasan pergudangan. Proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam.
“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Alhamdulillah dua kejadian evakuasi sapi kurban hari ini dapat ditangani dengan baik dan seluruh hewan berhasil diamankan,” ujar Mahdiar saat dihubungi ANTARA.
Insiden kedua terjadi di Jalan Batu Panjang, depan Pergudangan Duta Indah Star Hub, Kelurahan Batusari, Kecamatan Neglasari, sekitar pukul 13.33 WIB. Seekor sapi dilaporkan tercebur ke gorong-gorong.
Petugas dari Pos Belendung langsung menuju lokasi dengan satu unit mobil Panther dan tiga personel penyelamatan. Mereka menggunakan peralatan tali dan tripod untuk mengangkat sapi dari gorong-gorong.
“Evakuasi berjalan lancar. Sapi berhasil diangkat dari gorong-gorong dan dikembalikan dalam kondisi selamat,” kata Mahdiar.
Dalam penanganan dua kejadian ini, BPBD Kota Tangerang menerjunkan satu unit Rangga, satu unit Rangga Mako, serta personel gabungan dari UPT Damkar Cibodas, Pos Belendung, dan Mako. Tidak ada korban jiwa dalam kedua operasi tersebut.
Mahdiar mengimbau masyarakat, khususnya panitia kurban, untuk memastikan kondisi tali pengikat hewan dalam keadaan kuat dan aman sebelum proses penyembelihan. Hal ini untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
“Keselamatan masyarakat dan hewan kurban harus sama-sama diperhatikan. Pastikan pengamanan hewan dilakukan dengan baik dan melibatkan petugas jika dibutuhkan,” pungkasnya.