TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin menerima langsung penghargaan opini WTP di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Serang, pada Selasa (19/11/2024). Ia didampingi Sekretaris Daerah Herman Suwarman dan Ketua DPRD Kota Tangerang. Penghargaan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bukti bahwa setiap rupiah uang rakyat dikelola secara bertanggung jawab.
Bagi warga, opini WTP yang diraih hampir dua dekade ini memiliki dampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Anggaran yang bersih dan teraudit memastikan proyek pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan berjalan sesuai rencana tanpa kebocoran. Sachrudin menegaskan, capaian ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.
“Bagi kami, WTP bukan hanya penghargaan administratif. Lebih dari itu, ini adalah bentuk tanggung jawab dalam mengelola uang rakyat agar benar-benar digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sachrudin dalam keterangan resmi yang diterima di Tangerang.
Mempertahankan opini WTP selama 19 tahun bukan perkara mudah. Dibutuhkan komitmen dan konsistensi seluruh perangkat daerah dalam menyusun laporan keuangan yang transparan. Sachrudin mengapresiasi kerja keras jajaran pegawai dan DPRD yang terus menjaga sinergi dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih.
“Alhamdulillah, raihan opini WTP ke-19 kali berturut-turut ini merupakan hasil kerja bersama. Ini adalah buah dari komitmen, konsistensi, dan kerja keras seluruh perangkat daerah dalam menghadirkan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel,” lanjutnya.
Meski meraih opini terbaik, Pemkot Tangerang tidak boleh berpuas diri. Sachrudin memastikan bahwa seluruh rekomendasi dan catatan dari BPK akan segera ditindaklanjuti. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola pemerintahan agar pelayanan publik semakin berkualitas ke depan.
“WTP ini menjadi standar kerja yang harus terus dijaga. Seluruh rekomendasi dan catatan dari BPK akan segera kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola pemerintahan ke depan, agar pelayanan publik semakin berkualitas,” tegasnya.
Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola keuangan daerah di berbagai provinsi, konsistensi Kota Tangerang menjadi contoh nyata. Pencapaian ini memperkuat posisi Tangerang sebagai daerah dengan sistem birokrasi yang modern, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dengan raihan 19 kali opini WTP, Pemkot Tangerang membuktikan bahwa transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar slogan, melainkan praktik yang dijalankan setiap tahun.