Pemkab Lebak Pastikan 4.236 Hewan Kurban Bebas Penyakit Menular, Termasuk Sapi dan Kerbau

Penulis: Pandu Wibisono  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:39:23 WIB
Petugas Disnakeswan Lebak memeriksa kesehatan 4.236 hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.

LEBAK — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak, Banten, telah merampungkan pemeriksaan kesehatan terhadap 4.236 ekor hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 2026. Hasilnya, seluruh hewan dinyatakan negatif dari penyakit hewan menular strategis yang bisa membahayakan kesehatan manusia.

Pemeriksaan Meliputi 123 Lapak di Berbagai Kecamatan

Proses pemeriksaan berlangsung pada 15 hingga 26 Mei 2026. Petugas turun langsung ke 123 lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lebak.

Dari total hewan yang diperiksa, domba mendominasi dengan jumlah 3.583 ekor. Disusul sapi sebanyak 342 ekor, kerbau 237 ekor, dan kambing 74 ekor. Puluhan petugas perawat ternak dikerahkan untuk memastikan setiap ekor ternak lolos pemeriksaan.

Jaminan Bebas Penyakit untuk Konsumen

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Lebak, drh Hanik Malichatin, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas daging kurban tahun ini.

"Kami memastikan hewan kurban tersebut aman dikonsumsi masyarakat," kata Hanik di Lebak, Selasa.

Ia menambahkan, hingga akhir masa pemeriksaan, tidak ditemukan penyakit ternak yang membahayakan manusia. "Sampai saat ini tidak ditemukan penyakit ternak yang membahayakan kesehatan manusia," ujarnya.

Dua Tahap Pemeriksaan: Antemortem dan Postmortem

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pemeriksaan antemortem, yakni pengamatan kondisi fisik hewan sebelum disembelih. Pemeriksaan ini dilakukan langsung di lokasi penjualan maupun di tempat penyembelihan menjelang Idul Adha.

Tahap kedua adalah pemeriksaan postmortem setelah hewan disembelih. Prosedur ini bertujuan memastikan daging yang didistribusikan kepada masyarakat benar-benar sehat dan halal.

"Kami juga melakukan pemeriksaan postmortem setelah penyembelihan untuk memastikan daging yang didistribusikan kepada masyarakat adalah sehat dan halal," jelas Hanik.

Mengapa Pemeriksaan Hewan Kurban Penting?

Pemeriksaan hewan kurban menjadi agenda rutin tahunan Disnakeswan Lebak. Langkah ini krusial untuk mencegah penyebaran penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia, seperti antraks dan brucellosis.

Dengan hasil pemeriksaan yang nihil temuan, Pemkab Lebak optimistis perayaan Idul Adha tahun ini berjalan aman. Masyarakat diimbau tetap membeli hewan kurban di lapak resmi yang telah diperiksa petugas.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top