Dinas Pertanian Banten Perkuat Pengawasan Benih dan Intensifikasi Padi di Pandeglang, Tiga Kelompok Tani Dapat Bantuan

Penulis: Pandu Wibisono  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:31:10 WIB
Dinas Pertanian Banten mengawasi pengolahan lahan padi di tiga kelompok tani Pandeglang.

PANDEGLANG — Tiga program pengembangan padi di Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, mulai memasuki tahap pengolahan lahan setelah Dinas Pertanian Provinsi Banten menggelar pertemuan koordinasi di Balai Penyuluh Pertanian setempat, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi ajang sinkronisasi antara pengawasan mutu benih dan realisasi program Demfarm Intensifikasi Padi Sawah, Demplot Padi Khusus, serta Padi Biofortifikasi.

Bantuan untuk Tiga Kelompok Tani di Cipeucang

Kelompok Tani Harapan Maju 2 dari Desa Cikadueun mendapatkan pendampingan pada lahan seluas 10 hektare. Bantuan yang disalurkan meliputi benih padi varietas Biosalin 1, pupuk NPK merek Kebo Mas, dan PHM.

Sementara itu, Kelompok Tani Cahaya Mekar IV Desa Koncang menjalankan Demplot Padi Khusus seluas satu hektare per unit. Program ini didukung benih padi beras merah varietas Arumba, pupuk PHC, dan PHM.

Adapun program Padi Biofortifikasi dijalankan Kelompok Tani Harapan Jaya IV Desa Perumahan dengan cakupan lahan mencapai 10 hektare. Kelompok tersebut memperoleh benih varietas Nutrizink beserta pupuk PHC dan PHM untuk meningkatkan kandungan gizi hasil panen.

Mengapa Pengawasan Mutu Benih Diperkuat?

Pertemuan itu dihadiri Koordinator Penyuluh Kecamatan Cipeucang Yoyoh, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) Bayu, serta Tim Teknis Tanaman Pangan Taufik Hidayat, SP., M.P. Materi yang disampaikan mencakup tujuan program, mekanisme administrasi, hingga tata cara pelaporan kegiatan.

Yoyoh memberikan arahan teknis terkait budidaya padi agar metode yang diterapkan sesuai petunjuk teknis. "Penerapan budidaya yang tepat diharapkan membuat program berjalan efektif dan menghasilkan produktivitas optimal," ujarnya.

Jenis Varietas Unggul yang Disalurkan

  • Biosalin 1 — untuk Demfarm Intensifikasi Padi Sawah di Desa Cikadueun (10 hektare).
  • Arumba — varietas beras merah untuk Demplot Padi Khusus di Desa Koncang (1 hektare per unit).
  • Nutrizink — benih biofortifikasi untuk meningkatkan gizi di Desa Perumahan (10 hektare).

Seluruh kelompok tani saat ini tengah melakukan pengolahan lahan sebelum proses tanam dimulai. Dinas Pertanian Provinsi Banten berharap program ini berjalan tepat sasaran dan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penggunaan benih unggul serta teknologi budidaya berkelanjutan.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: detikperkara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top