Pemkab Tangerang Revitalisasi 200 Lebih Kelas Rusak, Targetkan Tak Ada Lagi Ruang Belajar yang Membahayakan Siswa

Penulis: Pandu Wibisono  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 11:56:56 WIB
Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan revitalisasi lebih dari 200 ruang kelas untuk meningkatkan keamanan belajar siswa.

TANGERANG — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Dadan Gandana menyatakan pihaknya sudah merevitalisasi dan merehabilitasi sebanyak 200 lebih kelas. Tahun ini, pemerintah daerah juga akan membangun dua sekolah baru.

"Saat ini kita sudah merevitalisasi dan merehabilitasi sebanyak 200 lebih kelas. Tahun ini kita juga akan membangun dua sekolah baru," ucapnya di Tangerang, Rabu.

Pagar Sekolah dan Penataan Lingkungan di 100 Sekolah

Selain merenovasi ruang kelas, Pemkab Tangerang juga membangun pemagaran sekolah dan menata lingkungan di 100 sekolah. Program ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi bangunan utama.

Menurut Dadan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar program pembangunan sekolah dapat diwujudkan dalam jumlah yang cukup banyak setiap tahun. Harapannya, angka sekolah rusak di Kabupaten Tangerang bisa terus ditekan.

Target Nasional: 71.744 Satuan Pendidikan pada 2026

Program revitalisasi sekolah ini selaras dengan target nasional. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan program tersebut menjangkau 71.744 satuan pendidikan pada tahun 2026 dengan anggaran Rp14 triliun.

"Bapak Presiden (Prabowo Subianto) beberapa kali menyampaikan itu, sehingga pada tahun 2026 program revitalisasi dapat menyasar 71.744 satuan pendidikan," kata Mendikdasmen di Jakarta.

Hingga kini, pemerintah telah merampungkan ribuan kerja sama dengan satuan pendidikan serta mulai menyalurkan bantuan dengan total Rp2,6 triliun. Sebanyak 4.838 satuan pendidikan telah meneken perjanjian kerja sama, dan penyaluran bantuan sudah menjangkau 3.408 sekolah.

Menunggu Tambahan Revitalisasi dari Pusat

Dadan menambahkan, pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait penambahan jumlah revitalisasi. Rapat pembahasan dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) masih berlangsung.

"Kita masih menunggu karena memang sedang dalam rapat pembahasan dengan Dikdasmen, dan ada juga pelatihan-pelatihannya sudah mulai untuk penerima-penerima revitalisasi," tuturnya.

Pembangunan dan revitalisasi sekolah di Kabupaten Tangerang ditargetkan terus bertambah. Target utamanya: tidak ada lagi ruang kelas atau sekolah rusak yang dapat membahayakan peserta didik.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top