Kolaborasi Pemprov Banten dan Komunitas Berhasil Angkut 30 Ton Sampah dari Kali Ledug Tangerang

Penulis: Ramli Siregar  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 19:48:01 WIB
Petugas dari Pemprov Banten dan DPUPR Kota Tangerang membersihkan Kali Ledug dengan mengangkut 30 ton sampah.

TANGERANG — Pemerintah Provinsi Banten melalui UPTD Cidurian-Cisadane mengerahkan puluhan personel PHL dan satu unit armada dalam aksi pembersihan Kali Ledug. Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang yang menurunkan satu unit excavator dan truk pengangkut.

Bukan Sekadar Angkut Sampah, Tapi Ubah Kebiasaan Warga

Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menyebut tantangan terbesar dalam penanganan sampah sungai bukan hanya soal teknis pembersihan. “Sebagian besar sampah yang kami temukan adalah sampah domestik rumah tangga. Tantangan sesungguhnya bukan membersihkan sampahnya, tetapi edukasi dan perubahan perilaku masyarakat,” ujar Ade, Rabu (13/5/2026).

Ia menekankan upaya pencegahan banjir harus dilakukan secara kolaboratif. Konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, korporasi, akademisi, komunitas, dan media dinilai menjadi kunci agar persoalan sampah sungai tidak terus berulang.

Antisipasi Banjir di Kecamatan Periuk

Kepala UPTD Cidurian-Cisadane, Didik Purwanto, mengatakan aksi korve ini merupakan bagian dari langkah mitigasi bencana hidrometeorologi. “Melalui kolaborasi korve bersama diharapkan dapat mengantisipasi banjir di wilayah Kecamatan Periuk,” jelas Didik.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan DPUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menyebut pihaknya menurunkan alat berat dan personel untuk mendukung kegiatan ini. “Kita turunkan satu unit excavator, satu unit armada dan personel untuk korve bersama di Kali Ledug,” kata Iwan.

Dukungan untuk Program Lingkungan Nasional

Aksi bersih-bersih Kali Ledug juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program lingkungan Indonesia ASRI. Pemerintah Provinsi Banten dan Kota Tangerang berkomitmen menangani sampah sungai secara berkelanjutan, tidak hanya saat musim hujan tiba.

Ade Yunus mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang dalam pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi syarat mutlak agar sungai-sungai di perkotaan tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah ilegal.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: beritabantensatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top