BANTEN — Google resmi meluncurkan Googlebooks, kategori laptop premium yang menyatukan ekosistem Android dan ChromeOS dalam satu perangkat. Diumumkan dalam acara The Android Show, laptop ini disebut sebagai lini pertama yang mengintegrasikan Gemini Intelligence secara mendalam di tingkat sistem. Tidak seperti Chromebook yang selama ini dikenal sebagai laptop berbasis web, Googlebooks menjanjikan pengalaman yang lebih kaya dengan dukungan aplikasi Android native dan fitur AI yang proaktif.
Googlebooks akan menggunakan material bodi logam, layar resolusi tinggi, dan chipset dari tiga vendor berbeda: Intel, MediaTek, dan Qualcomm. Setiap unit juga akan dibekali Glowbar, yakni lampu RGB yang membentang di bagian tertentu laptop. Google belum merinci varian RAM dan penyimpanan yang tersedia, namun dari segi material dan pilihan prosesor, perangkat ini jelas diposisikan di atas Chromebook biasa.
Gemini Intelligence menjadi pusat interaksi pengguna dengan sistem. Beberapa kemampuan yang didemonstrasikan Google antara lain:
Salah satu fitur andalan adalah kemampuan mengakses aplikasi ponsel langsung dari Googlebooks. Ikon berbentuk telepon di taskbar memungkinkan pengguna melakukan casting aplikasi dari ponsel Android ke layar laptop. Notifikasi ponsel juga bisa diakses dari perangkat ini. File Manager bawaan bisa menjangkau file di Google Drive maupun di ponsel atau tablet Android yang terhubung.
Googlebooks memiliki taskbar tetap di bagian bawah berisi kotak pencarian Google, pintasan telepon, dan aplikasi favorit. Waktu dan tanggal muncul di sudut kiri atas, sementara panel Quick Settings diakses dari sudut kanan atas. Status baterai, Wi-Fi, dan notifikasi ditampilkan di status bar. Pengguna bisa mengkustomisasi tampilan sistem, termasuk ikon aplikasi dan warna, seperti di ponsel Android modern.
Aplikasi native yang dioptimalkan untuk layar besar meliputi Chrome, Gmail, Google Calendar, Google Drive, Google Gemini, Google Photos, Google Play Store, dan YouTube. Karena berbasis Android, kemungkinan besar semua aplikasi dan game dari Play Store bisa diinstal di Googlebooks.
Lima vendor akan meluncurkan Googlebooks pada musim gugur 2026: Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo. Google tidak menyebut Samsung dalam pengumuman resmi, namun laporan eksklusif sebelumnya mengindikasikan Samsung tengah mengembangkan laptop bermerek Galaxy dengan Android dan One UI 9. Dalam wawancara dengan ChromeUnboxed, VP Google John Maletis menyatakan akan ada lebih banyak mitra hardware di masa depan, mengisyaratkan kemungkinan Samsung bergabung.
Googlebooks menyasar pengguna yang menginginkan laptop premium dengan ekosistem aplikasi Android yang lengkap dan kecerdasan buatan yang bekerja secara proaktif. Belum ada informasi harga resmi maupun ketersediaan di Indonesia.