BANTEN — Distribusi mobil nasional mencatat kenaikan signifikan 31,8 persen dibanding Maret 2026, dari 61.268 unit menjadi 80.776 unit. Data wholesales Gaikindo menunjukkan tren pemulihan pasar setelah periode Idul Fitri, dengan dominasi yang tak lagi sepenuhnya milik mobil keluarga.
Toyota Kijang Innova masih mempertahankan tahta. Gabungan penjualan Innova Reborn (3.010 unit) dan Innova Zenix (2.971 unit) menghasilkan total 5.981 unit. Daya tarik Zenix terletak pada varian hybrid yang menawarkan efisiensi bahan bakar, sementara Reborn tetap jadi andalan dengan harga lebih terjangkau.
Namun posisi puncak mulai terancam. Daihatsu Gran Max Pick Up hanya berjarak 254 unit dengan distribusi 5.727 unit. Suzuki Carry Pick Up melengkapi podium ketiga dengan 4.200 unit, menegaskan bahwa kendaraan niaga ringan masih menjadi tulang punggung distribusi logistik di Indonesia.
Kejutan terbesar datang dari segmen elektrifikasi. Jaecoo J5 mencatat distribusi 3.179 unit dan langsung menempati posisi keenam. BYD M6 juga sukses menembus 10 besar dengan 2.472 unit, menggeser Mitsubishi Xpander Cross yang turun peringkat.
Daftar 20 besar juga dihuni BYD Sealion 7 (1.617 unit), Geely EX2 (1.042 unit), dan Denza D9 (1.032 unit). Kontribusi mobil listrik yang sebelumnya hanya berada di pinggiran kini mulai mengubah komposisi papan atas penjualan nasional.
Berikut data wholesales Gaikindo untuk 20 model dengan distribusi tertinggi periode April 2026:
Perubahan komposisi dari Maret ke April 2026 cukup mencolok. Mitsubishi Xpander Cross harus turun peringkat, sementara Gran Max pikap mencatat pertumbuhan distribusi yang agresif. Jika tren elektrifikasi berlanjut, bukan tidak mungkin peta penjualan nasional akan berubah lebih drastis dalam beberapa bulan ke depan.