Pencarian

10 Destinasi Kopi Terbaik Dunia yang Wajib Dikunjungi

Kamis, 08 Oktober 2026 • 12:22:01 WIB
10 Destinasi Kopi Terbaik Dunia yang Wajib Dikunjungi
Holafly merilis daftar 10 destinasi kopi terbaik dunia melalui Holafly Coffee Travel Index.

BANTEN — Holafly merilis daftar 10 destinasi kopi terbaik dunia lewat Holafly Coffee Travel Index. Penilaiannya mencakup warisan kopi, jumlah kafe, infrastruktur wisata, harga kopi spesial, hingga permintaan global. Eje Cafetero di Kolombia memuncaki daftar dengan skor 71,4.

Bagi pencinta kopi, memilih tujuan wisata sering kali soal seberapa dekat bisa mencicipi kopi langsung dari sumbernya. Holafly menyusun indeks ini dengan membandingkan berbagai wilayah kopi dunia dari sisi pengalaman wisata, bukan sekadar kualitas biji. Berikut sepuluh destinasi yang masuk daftar, lengkap dengan skornya.

1. Eje Cafetero, Kolombia (71,4)

Kawasan yang dikenal sebagai Segitiga Kopi Kolombia ini memuncaki daftar. Wisatawan bisa mengunjungi perkebunan, melihat proses produksi, bahkan memesan pengalaman panen bersama keluarga petani setempat. Kawasan Salento menambah daya tarik dengan perkebunan bersejarah, hutan berkabut, dan lanskap hijau khas Eje Cafetero.

2. Ho Chi Minh, Vietnam (66,8)

Kota ini jadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di 10 besar. Budaya kopinya memadukan biji Robusta dengan kedai modern yang tersebar di berbagai sudut kota. Kopi es tradisional dijual dengan harga terjangkau, dan wisatawan bisa memilih ngopi di bangku plastik warung pinggir jalan atau kafe berpendingin udara.

3. Addis Ababa, Etiopia (64,1)

Ibu kota Etiopia ini dikenal sebagai salah satu tempat asal kopi dunia. Skornya 64,1, ditopang warisan kopi yang kuat dan budaya minum kopi yang sudah mengakar di kehidupan sehari-hari warga.

4. Melbourne, Australia (62,5)

Melbourne konsisten jadi rujukan budaya kafe di kawasan Pasifik. Skor 62,5 diperoleh dari ekosistem kafe yang rapat, infrastruktur wisata yang mapan, dan permintaan kopi spesial yang tinggi di kalangan warga maupun pelancong.

5. Roma, Italia (58,9)

Italia punya tradisi espresso yang jadi acuan banyak barista dunia. Roma menempati posisi kelima dengan skor 58,9, ditunjang kebiasaan ngopi cepat di bar serta warisan kopi yang melekat pada ritme harian kota.

6. Minas Gerais, Brasil (57,3)

Minas Gerais merupakan salah satu daerah penghasil kopi utama Brasil. Skor 57,3 menunjukkan kawasan ini kuat pada sisi warisan produksi, dengan perkebunan yang jadi bagian identitas ekonomi dan budaya setempat.

7. Antigua, Guatemala (54,2)

Antigua mencatat skor 54,2. Kawasan ini dikenal lewat perkebunan kopi yang dikelilingi lanskap pegunungan, menjadikannya tujuan yang menggabungkan wisata alam dan pengalaman mencicipi kopi lokal.

8. Havana, Kuba (52,8)

Havana meraih skor 52,8. Budaya kopi di kota ini lekat dengan kebiasaan warga menikmati kopi pekat di kedai-kedai kecil, memberi pengalaman ngopi yang berbeda dari kota-kota besar lain di daftar.

9. Kigali, Rwanda (49,1)

Kigali masuk dengan skor 49,1. Rwanda termasuk produsen kopi yang terus berkembang, dan Kigali jadi pintu masuk untuk mengenal perkebunan serta proses pengolahan kopi di kawasan Afrika Timur.

10. Sana'a dan Haraz, Yaman (46,5)

Yaman menutup daftar dengan skor 46,5 lewat kawasan Sana'a dan Haraz. Kopi Yaman punya sejarah panjang dalam perdagangan global, dan kawasan Haraz dikenal sebagai salah satu wilayah tanam kopi tertua.

Sepuluh destinasi ini menunjukkan kopi bisa jadi alasan tersendiri untuk bepergian, bukan cuma minuman pengisi jeda wisata. Skornya pun bukan soal rasa semata, melainkan gabungan warisan, kafe, infrastruktur, harga, dan permintaan pasar.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks