SERANG — Pemaparan tersebut menyoroti optimalisasi peran Satgas Pangan di daerah sebagai instrumen utama pengawasan. Menurut Dimyati, Satgas Pangan mengawal seluruh proses mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pemeriksaan. "Jika semuanya sudah sesuai dengan aturan yang ada, Insyaallah ketersediaan pangan kita akan selalu aman," tegasnya.
Sinergi Irigasi agar Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun
Selain pengawasan, Pemprov Banten bersinergi dengan pemerintah pusat membangun sejumlah infrastruktur irigasi. Langkah ini ditempuh agar sawah petani terairi dengan baik tanpa bergantung pada curah hujan. "Termasuk, kami juga terus merawat wilayah-wilayah sumber resapan air di daerah hulu," ungkap Dimyati.
Dengan irigasi yang memadai, petani di Banten diharapkan dapat bercocok tanam hingga tiga kali dalam setahun. Peningkatan intensitas tanam ini menjadi salah satu kunci mendongkrak produksi padi daerah.
Produktivitas Padi Banten 6–7 Ton per Hektare, Panen 1,7 Juta Ton
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten M. Nasir menyebut produktivitas padi di Banten saat ini berkisar 6–7 ton per hektare. Total capaian panen pada tahun lalu menyentuh sekitar 1,7 juta ton.
Ke depan, petani akan terus didorong memanfaatkan teknologi pertanian modern, baik saat masa tanam maupun panen, serta menggunakan bibit unggul. "Jika metode ini bisa diterapkan secara menyeluruh, produktivitas padi kita berpotensi naik secara drastis," kata Nasir.
Subsidi Biaya Angkut demi Stabilkan Harga Cabai dan Bawang
Untuk memenuhi pasokan produk pangan lainnya, Pemprov Banten memperkuat Kerja Sama Antardaerah (KAD) dengan wilayah penghasil. Komoditas yang dijalin kerja sama meliputi cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis sayuran.
"Demi memastikan harga di pasar tetap stabil, kami juga menyubsidi biaya angkutnya," tutur Nasir. Subsidi transportasi ini bertujuan menekan biaya distribusi yang selama ini menjadi penyebab fluktuasi harga di pasar tradisional.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Rantai Pasok
Dimyati menekankan kolaborasi lintas sektor sebagai prasyarat utama menjaga rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir. Pemprov Banten, kata dia, terus berupaya meningkatkan produktivitas, menjaga pasokan, serta menstabilkan harga pangan secara berkelanjutan.
Agenda pemaparan kepada peserta Sespimti Polri ini menjadi bagian dari sesi Praktik Kerja Dalam Negeri. Peserta mendapatkan gambaran langsung mengenai strategi daerah dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional.