LEBAK — Kedatangan orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu tidak disertai pengamanan berlebihan. Suyudi menghabiskan waktu sekitar setengah jam di kompleks pemakaman keluarga sebelum meninggalkan lokasi. Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Lebak Picung, KH Ahmad Izzudin, turut mendampingi sepanjang ziarah.
Hubungan keluarga Suyudi dengan Lebak berasal dari garis ibu. Sang ibu merupakan warga Kampung Lebak Picung, sementara ayahnya berasal dari Pandeglang. Profil resmi Polri mencatat Suyudi lahir di Pandeglang, Banten.
Sering Ziarah Sebelum Menjabat Kapolri
Warga setempat menyebut kunjungan ke Rangkasbitung bukan hal baru bagi Suyudi. Sebelum dipercaya memimpin Polri, ia rutin datang ke makam keluarganya, termasuk saat masih menjabat Kapolda Banten pada 2024–2025.
"Sering berziarah ke makam kakek dan neneknya, karena memang keluarga Pak Suyudi orang sini (Kampung Lebak Picung)," kata Maman, warga sekitar.
Maman menambahkan bahwa kakek dan nenek Suyudi meninggal dan dimakamkan di Kampung Lebak Picung. "Ibunya orang Lebak Picung, dan bapaknya dari Pandeglang," ujarnya.
Polres Lebak Benarkan Kunjungan Setengah Jam
Kasi Humas Polres Lebak, Iptu Moestafa Ibnu Syafir, membenarkan kedatangan Suyudi ke Rangkasbitung untuk berziarah. Menurutnya, jenderal bintang empat itu hanya berada di lokasi sekitar 30 menit.
"Benar, beliau sering berziarah ke makam kakek dan neneknya yang dimakamkan di Rangkasbitung," kata Moestafa.
"Hanya setengah jam. Bukan hanya kali ini saja, saat menjabat Kapolda pun, beliau sering ziarah," ujarnya menambahkan.
Jejak Karier dari Banten ke BNN hingga Polri
Suyudi sebelumnya menjabat Kapolda Banten pada 2024–2025. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelum akhirnya dilantik sebagai Kapolri.
Pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto berlangsung pada 1 Oktober 2026. Ziarah ke Lebak menjadi salah satu agenda pertama Suyudi setelah resmi menjabat, sekaligus menegaskan keterikatan keluarganya dengan Banten.