BANTEN — Wayne Rooney menegaskan Manchester United tidak layak menerima gelar Premier League warisan jika Manchester City dicopot dari titelnya akibat pelanggaran aturan finansial. Legenda Setan Merah itu mengaku tidak akan nyaman menerima medali yang diberikan 15 tahun setelah kejadian.
Wayne Rooney berbicara di podcast Stick to United soal sikapnya terhadap kemungkinan Manchester United dianugerahi gelar Premier League 2011-2012 secara retroaktif. Musim itu, United finis sebagai runner-up di bawah City.
City dinyatakan bersalah atas mayoritas dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League. Dakwaan mencakup periode 2009-10 hingga 2017-18, ditambah tuduhan gagal bekerja sama dengan investigasi liga antara Desember 2018 dan Februari 2023.
Rooney: Lima Trofi Sudah Cukup, Tak Butuh Medali Pemberian
Rooney menegaskan dirinya tidak akan menerima medali Premier League tambahan jika ditawarkan. Menurutnya, United tidak melakukan cukup banyak untuk merebut gelar pada musim itu.
"Saya tidak akan nyaman menerima medali Premier League lagi kalau jujur, karena saya rasa kami tidak layak mendapatkannya," kata Rooney.
"Kami tidak berbuat cukup banyak musim itu untuk menjuarai liga. Saya bahagia dengan lima medali yang sudah saya menangkan. Saya tidak mau yang ini cuma duduk di sana... 15 tahun kemudian atau berapa pun lamanya, kamu dapat medali karena City curang."
Rooney juga menyoroti posisi para pemain City yang menurutnya berjuang tanpa tahu apa yang terjadi di level manajemen klub.
"Kalau para pemain itu tidak paham apa yang terjadi di atas mereka, lalu tiba-tiba medali Premier League saya dicabut, saya akan benar-benar hancur," ujarnya.
Desakan Hukuman Degradasi hingga Liga Terbawah
Meski menolak menerima gelar warisan, Rooney justru mendukung hukuman berat untuk City. Ia ingin klub itu diturunkan ke kasta terendah yang memungkinkan, disertai pembatasan belanja selama tiga sampai empat musim.
"Saya rasa kita akan melihat City didegradasi," kata Rooney. "Bagaimana caranya saya tidak tahu, tapi saya rasa mereka akan turun kasta."
Rooney menilai hukuman berupa degradasi ke Championship saja tidak cukup. Menurutnya, City akan cepat kembali ke Premier League jika hanya satu musim di kasta kedua.
"Kalau mereka dapat pengurangan 20 poin selama tiga tahun, pemain tidak akan mau bertahan. Kalau cuma satu musim di Championship, kamu masih bisa membujuk pemain," ujarnya.
Pochettino: Kita Hidup di Era Penipuan
Mauricio Pochettino menyampaikan pandangan berbeda. Mantan manajer Tottenham dan Chelsea itu menyebut sepak bola Inggris melewati periode penipuan selama bertahun-tahun.
"Apa pun hukumannya, mustahil mengembalikan waktu," kata Pochettino. "Banyak klub mengikuti aturan dan sebagian tidak. Kita melewati sesuatu di mana keadilan olahraga tidak ada."
Pochettino sebelumnya menyerukan agar gelar Premier League 2016-2017 milik Chelsea dicabut dan diberikan kepada Tottenham yang finis runner-up musim itu.
Respons Mantan Pemain dan Klub Liga
Rio Ferdinand dan David de Gea, dua mantan rekan setim Rooney di United, mengunggah pesan di media sosial yang menyiratkan mereka layak mendapat gelar retroaktif. Mantan manajer Stoke City Tony Pulis mengaku merasa dicurangi setelah timnya kalah dari City di final Piala FA 2011.
Sumber BBC Sport menyebut sejumlah klub Premier League lain sedang mencari nasihat hukum terkait kemungkinan klaim kompensasi. City berencana mengajukan banding, sementara bentuk sanksi belum diumumkan.