BPK Awasi Langsung ke Gudang Bulog Karawang, Pastikan Tata Kelola Pangan Akuntabel

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 12:18:01 WIB
Pimpinan VII BPK RI meninjau langsung Gudang Bulog Purwasari II di Karawang.

BANTEN — Pimpinan VII BPK RI Slamet Edy Purnomo didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meninjau langsung kegiatan panen raya di Desa Mekarjaya, Kabupaten Karawang. Mereka juga menyambangi Gudang Bulog Purwasari II dan Sentra Penggilingan Padi (SPP) untuk melihat kesiapan penyimpanan serta pengolahan gabah menjadi beras.

BPK Apresiasi Serapan Gabah Petani yang Tinggi

Slamet Edy Purnomo menyampaikan apresiasinya atas capaian Bulog yang berhasil menjalankan peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan Bulog meningkatkan serapan gabah dan beras petani menjadi indikator penting keberhasilan program pemerintah.

"Selain capaian pengadaan yang sangat baik, kami juga melihat adanya komitmen kuat dalam membangun tata kelola yang akuntabel, transparan, dan bertanggung jawab," ujar Slamet dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (12/6).

Ia menambahkan, BPK akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif. Tujuannya memastikan pengelolaan keuangan negara di sektor pangan berjalan sesuai prinsip good governance.

Dialog Langsung dengan Petani di Sentra Produksi Padi

Dalam kunjungan itu, rombongan berdialog dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karawang dan para petani. Mereka membahas perkembangan produksi padi nasional serta pelaksanaan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang dilakukan Bulog.

Karawang dipilih karena merupakan salah satu sentra produksi padi nasional. Kegiatan diawali dengan panen raya bersama petani setempat.

Dirut Bulog: Tata Kelola yang Baik Kunci Kepercayaan Publik

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan dukungan dan pengawalan dari BPK RI menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan publik. Menurutnya, swasembada pangan berkelanjutan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Kami percaya swasembada pangan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta pengelolaan yang transparan dan bertanggung jawab," ujar Rizal.

Usai panen raya, rombongan meninjau sistem penyimpanan CBP di Gudang Bulog Purwasari II. Mereka melihat langsung kesiapan sarana dan prasarana pergudangan dalam menjaga kualitas serta kuantitas stok pangan. Kunjungan berlanjut ke Sentra Penggilingan Padi untuk meninjau proses pengolahan gabah dan penerapan standar mutu.

Melalui kunjungan ini, BPK RI dan Bulog menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga negara. Sinergi ini dinilai krusial untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan sekaligus menjaga kepercayaan publik dalam jangka panjang.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top