Pemkot Tangerang Sediakan 142 Sekolah Swasta Gratis di SPMB 2026, 63 SD dan 79 SMP Ikut Program Gampang Sekolah

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 15:25:32 WIB
Wali Kota Tangerang umumkan 142 sekolah swasta gratis untuk SPMB 2026 melalui program Gampang Sekolah.

TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan 142 sekolah swasta gratis siap menerima murid baru pada SPMB 2026 melalui program unggulan “Gampang Sekolah”. Kebijakan ini merupakan realisasi pendidikan gratis 12 tahun yang mencakup sekolah negeri dan swasta mitra pemerintah daerah.

“Saya minta proses SPMB terus dikawal dan dimonitor agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Sachrudin dalam keterangan resmi, Senin.

Pemkot telah membentuk tim khusus pengawasan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan murid baru berjalan transparan dan akuntabel. Tim ini akan memonitor proses dari pendaftaran hingga penetapan siswa diterima.

Orang Tua Tak Perlu Ragu Pilih Sekolah Swasta

Sachrudin mengajak orang tua tidak bingung menentukan sekolah bagi anak-anak mereka. Menurutnya, kualitas sekolah negeri dan swasta sama baiknya.

“Bahkan saya sendiri merupakan lulusan sekolah swasta,” ungkapnya.

Program Gampang Sekolah menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan karena biaya. Dengan 142 sekolah tersebar di seluruh kecamatan, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tanpa harus bersaing ketat di sekolah negeri.

Rincian 142 Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Sebanyak 63 SD/MI swasta gratis tersebar di berbagai wilayah, termasuk MIS Arrohman Batuceper, MIS Al Istiqomah Batuceper, MIS Al Muhajirin Benda, MIS Al Fitroh Cipondoh, MIS Darul Hikmah Cimone, dan MIS Al Husna Periuk. Beberapa sekolah lainnya seperti SD Nature Islam dan SD Islam Ay Yusufiah juga masuk daftar.

Untuk jenjang SMP/MTs, sebanyak 79 sekolah swasta gratis disiapkan. Di antaranya SMP AI Ayaniyah Batuceper, SMP Ar Rohman Plus Batuceper, SMP PGRI 400 Cibodas, SMP Muhammadiyah 2 Ciledug, SMP Dhuhaa Islamic School, dan MTS Al Munawwaroh.

Dampak Program bagi Warga Kota Tangerang

Kebijakan ini diharapkan meningkatkan angka partisipasi sekolah di Kota Tangerang. Anak-anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu kini punya akses ke pendidikan berkualitas tanpa biaya.

Pemkot juga memastikan program ini tidak membedakan kualitas antara sekolah negeri dan swasta. Semua sekolah mitra telah melalui verifikasi dan memenuhi standar yang ditetapkan Dinas Pendidikan.

“Pendidikan merupakan prioritas utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, seluruh prosesnya harus dijalankan dengan baik dan terbuka,” tegas Sachrudin.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: tangerangraya.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top