CILEGON — Prestasi ini diraih di tengah meningkatnya standar pelayanan kesehatan yang dituntut pemerintah pusat. Penghargaan yang diterima mencakup berbagai kategori, mulai dari inovasi program kesehatan ibu dan anak hingga pengelolaan data kesehatan berbasis digital.
Dari 22 penghargaan tersebut, beberapa di antaranya merupakan kategori utama dalam sistem kesehatan nasional. Penghargaan itu meliputi predikat Universal Health Coverage (UHC) Award atas capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang hampir mencapai 100 persen.
Selain itu, Dinkes Kota Cilegon juga meraih penghargaan atas inovasi Posyandu Remaja dan program penurunan angka stunting. Capaian ini menunjukkan bahwa tata kelola kesehatan di tingkat kota sudah berjalan efektif.
Penghargaan ini bukan sekadar piala. Bagi warga, ini berarti akses layanan kesehatan dasar di puskesmas dan rumah sakit daerah semakin terjamin. Program-program unggulan seperti ambulans gratis dan layanan kesehatan keliling juga menjadi faktor penilaian utama.
Kepala Dinkes Kota Cilegon menyebutkan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah kota, tenaga kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat. Ia menambahkan, target ke depan adalah mempertahankan predikat ini seraya memperluas jangkauan layanan ke kelurahan terpencil.
Inovasi menjadi kunci utama di balik 22 penghargaan ini. Dinkes Cilegon mengembangkan sistem informasi kesehatan terpadu yang memudahkan pemantauan data pasien secara real-time. Sistem ini memungkinkan deteksi dini penyakit menular dan percepatan penanganan kasus gizi buruk.
Program lain yang mendapat sorotan adalah kolaborasi dengan kader posyandu dalam edukasi gizi. Pendekatan ini dinilai efektif menekan angka stunting di Kota Cilegon dalam dua tahun terakhir.
Apakah penghargaan ini menjamin kualitas puskesmas di Cilegon? Ya, penghargaan ini menjadi indikator bahwa standar operasional prosedur di puskesmas dan rumah sakit daerah telah sesuai dengan standar nasional. Masyarakat bisa berharap pada peningkatan mutu layanan secara berkelanjutan.
Apa langkah selanjutnya setelah meraih 22 penghargaan? Dinkes Kota Cilegon berencana memperkuat program kesehatan preventif, seperti skrining penyakit tidak menular dan perluasan cakupan vaksinasi. Targetnya, seluruh kelurahan di Cilegon bisa menikmati layanan kesehatan setara.