Harga Emas di Pegadaian Kompak Menguat 30 Mei 2026: Antam Paling Mahal Sentuh Rp2,885 Juta per Gram, UBS Melonjak Rp70 Ribu

Penulis: Tedy Rustandi  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:49:01 WIB
Harga emas Antam di Pegadaian mencapai Rp2,885 juta per gram pada 30 Mei 2026.

BANTEN — Pegadaian membuka perdagangan akhir pekan dengan daftar harga emas seluruhnya menghijau. Mengutip data Antara pukul 07.35 WIB, emas UBS melesat paling tajam—naik Rp70 ribu menjadi Rp2.834.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.764.000. Emas Antam bertambah Rp20 ribu ke Rp2.885.000 per gram, sementara Galeri24 menguat Rp33 ribu menjadi Rp2.772.000 per gram.

Daftar Harga Emas Pegadaian 30 Mei 2026: Dari 0,5 Gram hingga 1 Kilogram

Pegadaian menyediakan tiga merek emas dengan rentang berat berbeda. Galeri24 tersedia dari 0,5 gram hingga 1 kilogram (1.000 gram). Emas UBS dijual mulai 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan Antam di platform Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan dari 0,5 gram sampai 100 gram.

Berikut rincian harga per berat untuk masing-masing produk:

Galeri24
0,5 gram: Rp1.454.000 | 1 gram: Rp2.772.000 | 2 gram: Rp5.477.000 | 5 gram: Rp13.591.000 | 10 gram: Rp27.111.000 | 25 gram: Rp67.411.000 | 50 gram: Rp134.714.000 | 100 gram: Rp269.296.000 | 250 gram: Rp671.585.000 | 500 gram: Rp1.343.168.000 | 1.000 gram: Rp2.686.334.000

Antam
0,5 gram: Rp1.495.000 | 1 gram: Rp2.885.000 | 2 gram: Rp5.708.000 | 3 gram: Rp8.536.000 | 5 gram: Rp14.191.000 | 10 gram: Rp28.325.000 | 25 gram: Rp70.681.000 | 50 gram: Rp141.279.000 | 100 gram: Rp282.477.000

UBS
0,5 gram: Rp1.532.000 | 1 gram: Rp2.834.000 | 2 gram: Rp5.623.000 | 5 gram: Rp13.893.000 | 10 gram: Rp26.640.000 | 25 gram: Rp68.964.000 | 50 gram: Rp137.644.000 | 100 gram: Rp275.179.000 | 250 gram: Rp687.745.000 | 500 gram: Rp1.373.875.000

Sentimen Global: Gencatan Senjata AS-Iran Dongkrak Harga Emas Dunia

Kenaikan harga di Pegadaian sejalan dengan pergerakan emas dunia. Pada Jumat (29/5), harga emas spot naik 0,6 persen ke US$4.519,64 per ounce, setelah sebelumnya jatuh ke level terendah dua bulan di US$4.356,76. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga menguat 0,4 persen ke US$4.550.

Pendorong utamanya adalah kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Empat sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kesepakatan itu juga akan mencabut pembatasan pengiriman melalui Selat Hormuz. Meski demikian, Presiden AS Trump belum menyetujui perjanjian tersebut, dan media pemerintah Iran menyebutnya belum final.

Chief Market Strategist Blue Line Futures, Philip Streible, menjelaskan bahwa emas memantul dari level support teknis kunci. Optimisme gencatan senjata mendorong harga minyak dan dolar AS turun—dua faktor yang biasanya mendukung harga emas batangan. Indeks dolar AS berada di jalur penurunan mingguan, membuat logam mulia lebih murah bagi pembeli di luar negeri.

Suku Tinggi Masih Jadi Bayang-bayang, Inflasi AS Tembus Rekor 3 Tahun

Namun, Streible mengingatkan bahwa tema suku bunga "lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama" masih utuh. Gangguan pengiriman dan infrastruktur energi berpotensi membuat harga minyak tetap tinggi, sehingga Federal Reserve akan tetap berhati-hati. Data Kamis lalu menunjukkan inflasi AS naik pada laju tercepat dalam tiga tahun pada April, didorong harga energi yang melonjak akibat perang Iran.

Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga hingga tahun depan. Suku bunga tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Akibatnya, harga emas spot tercatat turun lebih dari 2 persen sepanjang bulan ini.

Di sisi lain, permintaan emas di India masih lesu karena harga tinggi dan bea impor. Premi di China—konsumen utama—menyempit seiring sentimen hati-hati pasar.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top