TANGERANG — Suara bising dan erangan misterius yang terdengar selama sepekan dari arah atap rumah ternyata berasal dari sarang musang. Pemilik rumah, Yanuardi, yang merasa resah akhirnya meminta bantuan ke BPBD Kota Tangerang pada Minggu (17/5).
Lima personel dari UPT Damkar Ciledug langsung diterjunkan ke lokasi. Namun, proses pencarian sumber suara tidak berjalan mudah. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati karena loteng rumah terbuat dari material baja ringan yang riskan ambruk.
“Kondisi loteng terdiri dari material baja ringan, sehingga petugas harus sangat berhati-hati agar tidak ambruk. Selain itu, banyak kabel yang masih dialiri listrik aktif,” ujar Asep Wahyudi, petugas UPT Damkar Ciledug.
Setelah penyisiran menyeluruh dan sempat nihil, petugas kembali mendengar suara bising di salah satu titik. Atas izin pemilik rumah, petugas melubangi plafon kamar tidur lantai dua yang terbuat dari gipsum menggunakan pisau.
Di dalam loteng kamar tersebut, ditemukan sarang berisi empat ekor bayi musang yang diperkirakan baru berusia satu minggu. Sayangnya, induk musang tidak berada di tempat saat dievakuasi dan gagal ditemukan meski petugas telah melakukan pencarian di sekitar area loteng.
Yanuardi menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kesabaran petugas yang bertahan berjam-jam di loteng rumahnya. Keempat bayi musang yang berhasil dievakuasi kini telah dibawa dan diamankan di Pos UPT Damkar Ciledug untuk penanganan lebih lanjut.