CILEGON — Wali Kota Cilegon Robinsar memastikan pengawasan distribusi pangan diperketat seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya kurban. Sidak akan dilakukan bersama Satgas Pangan untuk menindak tegas pelaku penimbunan.
"Kami bersama Satgas Pangan akan turun langsung melakukan sidak ke pasar untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok agar stabilitas harga di pasaran tetap terjaga," kata Robinsar usai membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Aula Setda II Cilegon, Rabu (13/5/2026).
Dalam rapat tersebut, Robinsar menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi. Pemkot Cilegon memperkuat komunikasi dengan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Pemerintah Provinsi Banten untuk menyusun strategi pengendalian inflasi yang terarah.
"Setiap OPD harus memiliki roadmap yang jelas terkait pengendalian inflasi di Kota Cilegon," ujarnya.
Robinsar menilai pengendalian inflasi tidak hanya soal harga, tetapi juga memastikan stok pangan tersedia dan distribusi berjalan lancar. Menjelang Idul Adha, kebutuhan masyarakat dipastikan meningkat, terutama daging dan bahan pokok lainnya.
Pemkot Cilegon menyoroti kesiapan infrastruktur distribusi, mulai dari kondisi jalan hingga transportasi logistik. Robinsar meminta agar akses menuju pasar dan pusat distribusi tidak menjadi hambatan.
"Jangan sampai distribusi terhambat karena persoalan akses jalan atau transportasi. Itu juga harus dipastikan aman," katanya.
Langkah antisipasi yang disiapkan meliputi pemantauan harga dan stok secara intensif di pasar tradisional maupun modern, operasi pasar, Gerakan Pangan Murah, serta sidak distribusi. Pemkot juga memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog, distributor, pelaku usaha, dan aparat penegak hukum.
Seluruh strategi ini ditempuh untuk menjaga harga tetap stabil dan daya beli masyarakat tidak tergerus menjelang momentum Idul Adha. Robinsar memastikan bahwa stok daging dan bahan pokok lainnya dalam kondisi aman dan mencukupi.
"Menjelang Idul Adha kebutuhan masyarakat pasti meningkat. Karena itu stok daging maupun bahan pokok lainnya harus dipastikan aman dan mencukupi," pungkasnya.