Banten - Memasuki hari kelima bulan suci Ramadan, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, melakukan pemantauan langsung terhadap kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Didampingi oleh Kepala BKD Banten, Ai Dewi Suzana, monitoring ini menyasar lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Banten pada Senin (23/2/2026).
Berdasarkan data absensi, tingkat kepatuhan pegawai tergolong cukup tinggi. Dari total 861 ASN di lingkungan Setda, tercatat sekitar 600 pegawai hadir secara fisik, atau mencakup sekitar 90% dari total personel.
Deden menegaskan bahwa ibadah puasa seharusnya tidak menjadi alasan bagi abdi negara untuk menurunkan produktivitas. Sebaliknya, ia mendorong para pegawai untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana evaluasi dan perbaikan diri.
"Jadikan Ramadan ini kesempatan untuk membenahi diri. Yang sebelumnya kurang bersemangat harus jadi rajin, dan yang sudah rajin harus ditingkatkan lagi," ujar Deden.
Beliau berharap pembentukan karakter disiplin selama bulan puasa ini tidak bersifat sementara, melainkan menjadi kebiasaan permanen yang terus berlanjut bahkan setelah Ramadan berakhir.
Selain memberikan motivasi, Sekda juga menyampaikan apresiasinya kepada para ASN yang tetap menunjukkan dedikasi tinggi di tengah menjalankan ibadah puasa. Semangat dalam menjalankan peran sebagai pelayan masyarakat di hari kelima Ramadan ini dianggap sebagai capaian positif.
Sebagai informasi tambahan, giat monitoring kedisiplinan oleh BKD Banten ini tidak hanya terbatas di Setda, namun juga diperluas ke beberapa instansi lain, di antaranya:
Bappeda
Dinas Perhubungan (Dishub)
Disparpora