BANTEN — Sebagian orang tua di Kepulauan Riau masih ragu membawa anak imunisasi karena salah paham soal efek sampingnya. Bulan Imunisasi Kejar Kepri 2026 hadir sebagai kesempatan melengkapi jadwal imunisasi anak yang terlewat, dengan lima fokus utama yang perlu ibu ketahui.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, meminta pemerintah dan tenaga kesehatan memperkuat edukasi kepada orang tua selama Bulan Imunisasi Kejar Kepri 2026. Ia mengakui masih ada masyarakat yang salah paham soal imunisasi, bahkan khawatir terhadap dampak negatifnya.
Kekhawatiran itu wajar. Tapi informasi yang benar jadi kunci agar orang tua paham manfaat imunisasi bagi kesehatan anak. Berikut hal-hal penting yang perlu ibu tahu soal program ini.
Bulan Imunisasi Kejar adalah periode khusus untuk melengkapi imunisasi anak yang belum sesuai jadwal. Program ini menyasar anak-anak yang terlewat vaksinasi, entah karena sakit, jadwal bentrok, atau orang tua ragu.
Dewi mengajak orang tua memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. "Mari kita manfaatkan bulan imunisasi kejar ini agar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal bisa segera melengkapinya," kata Dewi, dikutip dari Ulasan.co.
Imunisasi lengkap melindungi anak dari penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Dewi menegaskan imunisasi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan anak.
Sayangnya, masih banyak orang tua yang menunda karena takut demam pasca imunisasi. Padahal, reaksi ringan seperti demam adalah respons normal tubuh membentuk kekebalan. Konsultasikan ke tenaga kesehatan jika ibu khawatir.
Posyandu bukan sekadar tempat menimbang berat badan anak. Dewi menyebut Posyandu sebagai pintu masuk layanan kesehatan dasar, termasuk imunisasi.
Layanan ini digelar rutin setiap bulan dan gratis. Ibu bisa memantau tumbuh kembang anak sekaligus melengkapi vaksin yang terlewat dalam satu kunjungan.
Dewi menekankan lima hal yang harus jadi perhatian selama program berlangsung:
Dewi menegaskan program imunisasi hanya berhasil jika semua pihak bergerak, dari posyandu hingga keluarga sebagai sasaran utama layanan. "Mari bersama-sama bergerak agar kesempatan selama satu bulan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan imunisasi anak," ujarnya.
Jika anak sedang demam tinggi, baru sembuh dari sakit berat, atau memiliki riwayat alergi tertentu, tanyakan dulu ke dokter sebelum imunisasi. Tenaga kesehatan akan menilai apakah anak siap divaksin atau perlu penjadwalan ulang.
Bawa buku KIA atau catatan imunisasi setiap ke Posyandu. Catatan ini membantu petugas melihat vaksin apa yang sudah dan belum diterima anak.
Bulan Imunisasi Kejar Kepri 2026 adalah kesempatan satu bulan yang sayang dilewatkan. Cek jadwal Posyandu di wilayah ibu, bawa buku KIA, dan lengkapi imunisasi si kecil agar ia terlindungi dari penyakit yang bisa dicegah.