BANTEN — Upacara peringatan kemerdekaan di lingkungan Kemenkop menjadi panggung bagi Ferry untuk memetakan tugas besar institusinya. Ia menyebut, cita-cita pendiri bangsa soal keadilan dan kemakmuran belum sepenuhnya tuntas, sehingga negara harus hadir lebih nyata bagi rakyat yang masih berjuang di sektor ekonomi.
"Pemerintah hari ini di bawah kepemimpinan Pak Prabowo Subianto, kami akan memastikan bahwa negara akan betul-betul hadir untuk memerdekakan bagi yang belum merdeka secara ekonomi dan sosial," tegas Ferry dalam sambutannya sebagai pembina upacara.
Pernyataan ini bukan sekadar retorika seremonial. Kemenkop memegang peranan strategis dalam pemerataan akses modal dan penguatan kelembagaan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Ferry menambahkan, dengan dukungan masyarakat, pihaknya optimistis target kemerdekaan ekonomi secara utuh bisa tercapai.
"Ini tugas dari kami di Kementerian Koperasi. Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan dari masyarakat, kita bisa betul-betul memastikan kita merdeka 100 persen," tuturnya.
Hal ini menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan rumah besar bagi pemerintah dalam hal ketahanan sosial dan pemulihan ekonomi di daerah-daerah terdampak bencana.
"Kita nikmati keanekaragaman dari daerah-daerah di Indonesia," ungkap Ferry usai upacara.
Usai memimpin jalannya upacara di lingkungan kementerian, Ferry bersama Wamenkop Farida dijadwalkan langsung menuju Istana Merdeka untuk mengikuti Rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi. Upacara internal ini dipimpin oleh Asisten Deputi Pengelolaan Data Kementerian Koperasi, Arnapi.