Harga Beras Medium di Pasar Tradisional Lebak Stabil Dua Bulan Terakhir, Stok Petani Lokal Masih Melimpah

Penulis: Ujang Rahmat  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 15:20:01 WIB
Harga beras medium di pasar tradisional Kabupaten Lebak tercatat stabil di kisaran Rp 11.900 hingga Rp 13.400 per kilogram dalam dua bulan terakhir.

LEBAK — Pasokan beras dari petani lokal yang melimpah hingga akhir Agustus 2026 menjadi penopang utama stabilitas harga di tingkat pedagang eceran. Kondisi ini sekaligus meredam kekhawatiran warga akan lonjakan harga pangan saat musim kemarau, yang kerap terjadi di sejumlah daerah lain.

Berdasarkan data pemantauan Disperindag Kabupaten Lebak, harga beras medium KW 1 bertahan di angka Rp 13.400 per kilogram (kg). Sementara itu, beras medium KW 2 dijual Rp 12.800 per kg, dan beras medium KW 3 dipatok Rp 11.900 per kg. Angka-angka ini dinilai wajar dan tidak membebani daya beli masyarakat.

Pasokan Beras dari Panen Lokal Disebut Tidak Terdampak Kemarau

Yani menjelaskan, stabilitas harga ini tidak terlepas dari keberhasilan petani di sejumlah kecamatan penghasil padi di Lebak yang masih bisa memanen meski memasuki musim kemarau panjang. "Kita produksi beras melimpah dan tidak terdampak musim kemarau panjang," ujarnya kepada ANTARA di Lebak, Minggu.

Ia menambahkan, panen yang masih berlangsung hingga akhir Agustus membuat rantai pasok dari sentra produksi ke pasar tradisional tetap lancar. Hal ini menjadi faktor kunci yang mencegah terjadinya spekulasi harga di tingkat pedagang.

Harga Komoditas Lainnya di Lebak: Cabai hingga Minyak Goreng

Selain beras, Disperindag Kabupaten Lebak mencatat sejumlah harga bahan pokok lainnya juga menunjukkan tren yang relatif stabil. Berikut rincian harga di pasar tradisional setempat:

  • Cabai keriting: Rp 46.800 per kg
  • Cabai rawit hijau: Rp 48.200 per kg
  • MinyaKita: Rp 18.000 per kemasan
  • Minyak goreng tanpa merk: Rp 20.000 per kemasan
  • Minyak premium: Rp 23.000 per kemasan
  • Gula pasir putih: Rp 18.500 per kg
  • Daging sapi: Rp 144.300 per kg
  • Daging kerbau: Rp 147.000 per kg
  • Daging unggas: Rp 39.200 per kg
  • Telur: Rp 23.000 per kg

Pemantauan Harga Terus Dioptimalkan Jelang Akhir Musim Panen

Yani menegaskan bahwa jajarannya tidak akan berhenti melakukan pengawasan terhadap pergerakan harga bahan pokok. "Kami hingga kini terus mengoptimalkan pemantauan harga bahan pokok," katanya menjelaskan.

Pengawasan yang ketat ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga setelah masa panen berakhir. Disperindag juga berkoordinasi dengan Bulog setempat untuk memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah jika sewaktu-waktu dibutuhkan intervensi pasar.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top