SERANG — Kejati Banten tidak hanya bergerak di bidang penegakan hukum. Lembaga ini kini merambah sektor pendidikan dengan meresmikan PAUD Widya Adhyaksa, sebuah yayasan yang dikelola oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Banten.
Kepala Kejati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani menyebut, pendidikan pada masa usia dini merupakan fase kritis yang tidak boleh dilewatkan. Ia menekankan bahwa pembentukan karakter dan budaya harus dimulai sejak anak berada dalam masa golden age.
“Kalau ingin mencerdaskan bangsa, pendidikan harus dioptimalkan sejak masa golden age. Pada fase itulah kepekaan, kebiasaan, dan karakter anak mulai terbentuk,” ujarnya dalam sambutan peresmian.
PAUD Widya Adhyaksa, menurut Bernadeta, menjadi langkah nyata untuk mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia sejak dini. Ia menambahkan, investasi di bidang pendidikan anak usia dini akan memberikan dampak besar bagi kemajuan bangsa di masa depan.
Bernadeta menegaskan bahwa pendidikan tidak bisa hanya dibebankan pada pihak sekolah. Peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak sama pentingnya dengan peran tenaga pendidik.
“Bukan hanya fasilitas sekolah yang harus dijaga, tetapi anak-anak juga harus mendapatkan perhatian dan pendampingan secara maksimal,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh orang tua untuk terus bersinergi dengan pihak sekolah. Menurutnya, tidak ada proses instan untuk menghasilkan generasi unggul. Semua membutuhkan tahapan panjang serta sinergi antara tenaga pendidik dan orang tua demi mewujudkan generasi emas Indonesia.
Peresmian dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten Rinaldi Umar, Ketua IAD Wilayah Banten Fenty Rinaldi, para asisten Kejati Banten, serta Ketua Yayasan PAUD Widya Adhyaksa Nurmala Romiyasi. Turut hadir jajaran pengurus IAD, para guru, peserta didik, dan orang tua murid.
Bernadeta menjelaskan, PAUD Widya Adhyaksa berada di bawah naungan IAD Wilayah Banten. Kehadirannya menjadi bukti bahwa institusi kejaksaan tidak hanya hadir dalam perkara hukum, tetapi juga peduli pada pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
“Fasilitas pendidikan seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya dapat membuka peluang yang tidak terbatas bagi masa depan anak-anak,” pungkasnya.