TANGERANG — Perempuan disebut memiliki peran krusial, tak hanya sebagai pilar utama dalam rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak roda ekonomi lokal. Hal ini mendorong TP PKK Kota Tangerang untuk memberikan pelatihan khusus bagi perempuan pelaku usaha agar bisnis mereka bisa naik kelas.
Ketua Bidang I TP PKK Kota Tangerang, Yayat Sugiarti Herman, mengatakan fokus pelatihan mencakup peningkatan keterampilan wirausaha hingga strategi optimalisasi pemasaran digital. "TP PKK ingin membangun kekuatan ekonomi berbasis keluarga. Jadi tak hanya keterampilan teknis operasional bisnis, tetapi juga membangun mentalitas berwirausaha yang tangguh," ujarnya di Tangerang, Jumat.
Yayat meyakini ketika kualitas hidup pelaku usaha perempuan meningkat, maka kesejahteraan keluarga dan perekonomian kota secara otomatis akan ikut terdorong. Ia berharap para peserta dapat semakin mandiri secara finansial, melek digital, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru di lingkungan sekitarnya.
"Langkah ini menjadi bagian terpenting dari perwujudan visi Kota Tangerang yang sejahtera, berdaya saing dan inklusif," ujar Yayat.
Ketua TP PKK Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menambahkan bahwa saat ini semakin banyak perempuan yang membuktikan diri mampu menjadi pelaku usaha sukses tanpa meninggalkan perannya dalam keluarga. Menurutnya, ada tiga kunci keberhasilan yang perlu dipegang teguh.
"Konsistensi dalam belajar hal baru, kreativitas berinovasi, dan penguatan kolaborasi antar-pelaku usaha," ujar Masturoh.
Ia juga mengingatkan agar para peserta tidak merasa kecil atau minder dengan usaha yang dijalankan. "Tidak ada usaha yang kecil jika dikelola dengan tekun dan jujur. Justru dari usaha rumahan inilah sering kali lahir produk unggulan yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain," ujarnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya TP PKK Kota Tangerang dalam memperkuat ekonomi berbasis keluarga sekaligus mendorong peran strategis perempuan sebagai penggerak roda ekonomi daerah yang tangguh dan mandiri.