TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pihaknya akan mengevaluasi program-program keahlian di SMK agar lulusan memiliki daya saing lebih baik di dunia kerja. Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 12 Kota Tangerang, Senin.
"Kita akan mengevaluasi program-program keahlian agar selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi, sehingga lulusan SMK memiliki daya saing yang lebih baik," kata Gubernur Andra.
Sekolah yang mulai dibangun pada 2025 atas usulan masyarakat itu hadir untuk menjawab kebutuhan warga di kawasan Ciledug, Larangan, Karang Tengah, dan sekitarnya. Selama ini, anak-anak di wilayah tersebut harus bersekolah ke daerah lain, seperti SMKN 2 Kota Tangerang Selatan.
SMKN 12 Kota Tangerang saat ini memiliki dua program keahlian, yaitu Bisnis Digital dan Manajemen Logistik. Menurut Gubernur Andra, kedua program ini memiliki prospek yang baik karena menyesuaikan kebutuhan dunia kerja, terutama di kawasan Tangerang yang dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan didukung kawasan industri.
Gubernur Andra mengakui pembangunan SMKN 12 belum sepenuhnya rampung. Pemprov Banten akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk melanjutkan pembangunan sekaligus menambah ruang belajar.
"Kawasan Ciledug, Larangan, dan Karang Tengah merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Karena itu, kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang representatif harus terus dipenuhi agar anak-anak mendapatkan kesempatan belajar yang layak," ujarnya.