USDT ke Rupiah Tembus Rp18.000, Begini Cara Cairkan ke Rekening Bank

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 10:47:31 WIB
Nilai tukar USDT terhadap rupiah mencapai Rp18.000 per 8 Juli 2026.

BANTEN — USDT atau Tether adalah stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap dolar AS. Artinya, pergerakan kursnya di pasar Indonesia identik dengan nilai tukar USD/IDR. Per 8 Juli 2026, berdasarkan data dari platform kripto berizin, 1 USDT setara dengan Rp17.900 hingga Rp18.000. Angka ini sedikit berbeda antarplatform karena faktor spread dan likuiditas.

Dua Jalur Konversi: Jual USDT, Tarik Rupiah

Proses mencairkan USDT menjadi rupiah di tangan relatif sederhana. Pertama, buka aplikasi platform kripto terdaftar seperti Pluang, lalu masuk ke menu aset USDT. Pilih opsi "Jual", masukkan jumlah USDT yang ingin dicairkan—sebagian atau seluruhnya. Sistem akan menghitung otomatis nilai rupiah berdasarkan kurs real-time.

Setelah konfirmasi, saldo rupiah masuk ke akun platform. Langkah terakhir adalah menarik dana (withdraw) ke rekening bank atas nama sendiri. Proses ini biasanya selesai di hari kerja yang sama atau H+1. Sebaliknya, untuk membeli USDT dari rupiah, cukup pilih menu "Beli" pada aset yang sama.

Biaya yang Sering Terlupakan: Spread, Pajak, dan Tarik Tunai

Jumlah rupiah yang diterima tidak sama persis dengan kurs yang tertera di layar. Ada tiga komponen biaya yang memotong nilai bersih:

  • Spread: selisih harga beli dan jual, komponen terbesar dan paling tidak disadari.
  • Pajak: transaksi aset kripto di Indonesia dikenakan PPN dan PPh final, dipotong otomatis oleh platform berizin.
  • Biaya penarikan: beberapa platform membebankan biaya transfer dana ke rekening bank.

Membandingkan kurs bersih setelah semua potongan antarplatform lebih akurat ketimbang hanya melihat angka di halaman utama.

Mengapa USDT Bisa Jadi Lindung Nilai Rupiah?

Karena USDT mengikuti dolar AS, nilainya dalam rupiah naik saat rupiah melemah. Sebaliknya, saat rupiah menguat, pemegang USDT akan mendapat lebih sedikit rupiah. Banyak investor memanfaatkan karakter ini sebagai hedging terhadap risiko depresiasi rupiah. Strategi ini lebih mudah dieksekusi lewat analisis grafik di platform seperti Pluang Web Trading.

Untuk kebutuhan dana mendesak, likuiditas USDT yang sangat tinggi—kapitalisasi pasarnya konsisten di jajaran terbesar aset kripto global—memungkinkan pencairan kapan saja, 24/7.

Pilih Platform: Bukan Cuma Kurs, Tapi Legalitas

Empat kriteria utama memilih tempat konversi USDT: legalitas (terdaftar di OJK pasca transisi dari Bappebti), likuiditas (volume besar = spread tipis), keamanan aset (2FA, cold storage), dan kemudahan penarikan rupiah ke bank lokal. Pluang, misalnya, beroperasi dengan entitas berizin dan diawasi regulator.

Sebagai pembanding acuan nilai tukar dolar-rupiah, pengguna bisa mengecek kurs referensi JISDOR di situs Bank Indonesia. Hindari menukar USDT lewat perorangan atau jasa titip di media sosial—risiko penipuan dan pencucian uang tinggi.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: pluang.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top