Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Bahasa Jepang Gratis untuk Calon Tenaga Kerja, Dilengkapi Uang Transportasi dan Sertifikasi BNSP

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 12:19:01 WIB
Pemkot Tangerang membuka pelatihan bahasa Jepang gratis bagi warga ber-KTP Kota Tangerang.

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan membuka pelatihan bahasa Jepang gratis bagi warga yang ingin bekerja di luar negeri. Program ini menyasar lulusan baru dan pencari kerja yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tangerang.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang Yasin Surya mengatakan, penguasaan bahasa asing menjadi kunci untuk memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di pasar global. Jepang menjadi salah satu negara tujuan yang saat ini membuka peluang kerja cukup besar bagi tenaga kerja Indonesia.

"Pelatihan ini bisa menjadi gerbang awal bagi masyarakat untuk menjajaki karier di dunia kerja internasional, khususnya Jepang yang sedang membuka peluang kerja cukup besar," kata Yasin di Tangerang, Senin.

Gratis Biaya dan Dapat Uang Transportasi

Seluruh peserta program tidak dipungut biaya pendaftaran maupun biaya pelatihan. Pemerintah Kota Tangerang juga menyediakan dukungan uang transportasi bagi peserta yang hadir mengikuti kegiatan.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta berkesempatan mengikuti ujian sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini menjadi bukti kompetensi yang diakui secara nasional dan dapat digunakan untuk melamar kerja di Jepang.

"Kami mengundang seluruh warga, khususnya lulusan baru di Kota Tangerang, untuk mengikuti pelatihan bahasa Jepang yang telah dibuka secara gratis," ujarnya.

Pendaftaran Dibuka Mulai 3 Juli 2026

Pendaftaran pelatihan dibuka pada 3 hingga 23 Juli 2026. Kegiatan pelatihan sendiri akan berlangsung mulai 30 Juli hingga 9 November 2026 di Gedung Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang.

Calon peserta dapat mendaftar melalui aplikasi Tangerang LIVE. Syarat utama yang harus dipenuhi adalah memiliki KTP Kota Tangerang.

"Kami memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti program ini karena aksesnya sangat terbuka," kata Yasin.

Upaya Menekan Angka Pengangguran Terbuka

Program ini merupakan bagian dari strategi Pemkot Tangerang memperluas kesempatan kerja dan menekan tingkat pengangguran terbuka. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Kota Tangerang turun dari 5,92 persen pada 2024 menjadi 5,88 persen pada 2025.

Sepanjang tahun 2025, BLK Kota Tangerang mencatat sebanyak 428 peserta telah mengikuti berbagai pelatihan peningkatan kompetensi. Pelatihan bahasa asing diharapkan memperluas pilihan pasar kerja bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal dalam memanfaatkan kebutuhan pekerja terampil di pasar internasional.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top