TANGERANG — Bukan hanya pemadaman api, Polresta Tangerang juga memprioritaskan keselamatan warga yang terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk. Kepulan asap tebal dari lokasi kebakaran memaksa sejumlah warga dievakuasi ke tempat pengungsian.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan komitmen tersebut saat memimpin apel pengamanan di kawasan TPA, Jumat (3/7/2026). “Yang paling utama kami kerjakan saat ini adalah memadamkan titik api dan menyelamatkan warga, memastikan jangan sampai terdampak asap,” kata Indra Waspada.
Personel kepolisian diterjunkan ke sejumlah titik strategis. Selain mengamankan area kebakaran, petugas melakukan patroli di permukiman sekitar dan memantau lokasi pengungsian. Langkah ini untuk memastikan situasi tetap kondusif dan warga tidak panik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi kebakaran karena area memang harus steril, asapnya membahayakan,” terang Kapolresta.
Polresta Tangerang turut memperbantukan personel bersama tenaga medis dari puskesmas dan Dinas Kesehatan. Pemeriksaan kesehatan diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.
Menurut Indra Waspada, penanganan kebakaran tidak berorientasi pada pemadaman api semata. “Kami juga memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama situasi darurat berlangsung. Sekaligus meminimalkan risiko bagi masyarakat,” ujarnya.
Kapolresta menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci agar penanganan kebakaran berjalan cepat. Sterilisasi kawasan juga diperlukan agar proses pemadaman dan mobilisasi kendaraan operasional tidak mengalami kendala.
Polresta Tangerang memastikan pengamanan dan pelayanan kepada warga akan terus dilakukan hingga proses penanganan kebakaran selesai. Patroli berkala akan digelar untuk menjaga situasi di kawasan permukiman tetap kondusif.