Pemkot Tangerang Jemput Bola Layanan Cek Kesehatan Gratis hingga ke RT/RW dan Rumah Warga, 658.292 Orang Sudah Manfaatkan

Penulis: Tedy Rustandi  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25:31 WIB
Petugas Dinkes Kota Tangerang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis langsung ke lingkungan RT/RW.

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang tidak lagi hanya mengandalkan puskesmas untuk menjaring peserta Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat kini menerapkan strategi jemput bola dengan membuka layanan hingga ke lingkungan paling kecil, yakni RT/RW, posyandu, kelurahan, komunitas, bahkan langsung ke rumah warga.

Kolaborasi dengan Program Sabariung

Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan, perluasan jangkauan ini dikolaborasikan dengan program yang sudah berjalan, yaitu Sabariung. Program itu merupakan akronim dari sarana bersama untuk pemeriksaan kesehatan, urun rembuk, dan kunjungan rumah.

"Ini adalah bagian dari strategi kami dengan mendatangi langsung ke pemukiman warga, sehingga penerima manfaat CKG bisa semakin banyak," kata Dini di Tangerang, Jumat.

Sabariung menjadi wadah kolaborasi antara puskesmas dengan masyarakat. Dalam kegiatan ini, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi, kunjungan rumah bagi warga yang membutuhkan tindak lanjut, hingga menyalurkan obat bagi pasien penyakit kronis.

Sasar Sekolah hingga Perkantoran

Tak hanya melalui Sabariung, Dinkes Kota Tangerang juga menggencarkan layanan CKG di sekolah, perkantoran, perusahaan, dan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang. Langkah ini dinilai efektif untuk menjangkau kelompok masyarakat yang mungkin tidak sempat datang ke puskesmas.

Dini mengajak seluruh warga memanfaatkan layanan yang tersedia di puskesmas maupun kegiatan jemput bola di lingkungan masing-masing. "Dengan deteksi dini, berbagai risiko penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin," ujarnya.

Baru 32,7 Persen Warga Tersentuh Program

Dalam catatan Dinkes, sejak Januari hingga 26 Juni 2026, sebanyak 658.292 warga telah mengikuti Program CKG. Angka itu setara dengan 32,7 persen dari total penduduk Kota Tangerang. Dengan perluasan layanan hingga ke RT/RW, pemerintah optimistis capaian pemeriksaan kesehatan akan terus meningkat dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit semakin tinggi.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top