3 Fakta Kejurnas Panjat Tebing di Kota Tangerang: Lahirkan Atlet Olimpiade hingga Putar Ekonomi Rp 305 Juta

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 16:46:31 WIB
Kejurnas Panjat Tebing Kota Tangerang 2026 diikuti 371 atlet dari 19 provinsi.

TANGERANGKota Tangerang kembali membuktikan posisinya sebagai kawah candradimuka atlet panjat tebing nasional. Kejurnas Open Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang Vol. 3 2026 yang digelar pada 24-26 Juni mendatang tidak hanya mempertandingkan delapan nomor dengan total hadiah Rp 305 juta, tetapi juga menjadi ajang pembuktian konsistensi pembinaan atlet daerah.

Veddriq Leonardo Bukti Nyata Pembinaan Panjat Tebing Kota Tangerang

Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang mengungkapkan bahwa kota ini memiliki rekam jejak panjang dalam pembinaan olahraga panjat tebing. Fakta paling monumental adalah Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, pernah berlatih di arena panjat tebing kebanggaan Kota Tangerang.

"Sejumlah atlet nasional lahir dan berkembang melalui berbagai kompetisi yang digelar di kota ini," ujar Kaonang dalam keterangannya, Jumat.

Sport Tourism: 19 Provinsi Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

Kehadiran 371 atlet dari 19 provinsi, ditambah pelatih, ofisial, dan pendukung, dipastikan menggerakkan sektor riil Kota Tangerang. Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut perputaran uang dari akomodasi hotel, kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal menjadi dampak langsung yang terukur.

"Inilah semangat sport tourism yang terus kami kembangkan, menjadikan olahraga sebagai sarana meraih prestasi, menggerakkan ekonomi, sekaligus memperkenalkan Kota Tangerang kepada masyarakat yang lebih luas," kata Sachrudin.

Mengapa Kejurnas Ini Berbeda dari Tahun Sebelumnya?

Kejurnas Open Panjat Tebing Piala Wali Kota Tangerang Vol. 3 2026 sekaligus menjadi tuan rumah FPTI National Series 1. Wali Kota Sachrudin menegaskan bahwa kepercayaan ini merupakan bukti kualitas sarana olahraga yang dimiliki Kota Tangerang, khususnya Tangerang City Sport Climbing Center di Cipondoh.

"Kami meyakini bahwa investasi terbaik bukan hanya membangun fisik kota, tetapi juga membangun manusianya. Dari generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi akan lahir masa depan Kota Tangerang yang semakin maju dan berdaya saing," tambahnya.

Berapa Hadiah yang Diperebutkan dan Siapa Saja yang Bertanding?

Total hadiah pembinaan mencapai Rp 305 juta yang diperebutkan dari delapan nomor pertandingan. Para peserta tidak hanya membawa nama daerah masing-masing, tetapi juga memperebutkan Piala Wali Kota Tangerang. Ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top