Dispar Banten Perkuat Promosi Taman Nasional Ujung Kulon, Eksplorasi 5 Titik Ikonik untuk Tarik Wisatawan

Penulis: Ramli Siregar  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 12:32:31 WIB
Dispar Banten mengunjungi lima titik ikonik Taman Nasional Ujung Kulon untuk memperkuat promosi wisata alam.

SERANG — Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten tidak hanya mengandalkan brosur atau media sosial dalam mempromosikan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Kali ini, mereka terjun langsung ke lapangan, menyambangi titik-titik ikonik di kawasan konservasi yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO tersebut.

Lima Titik Ikonik yang Dieksplorasi

Dalam rangkaian kegiatan promosi terbaru, Dispar Banten bersama mitra pariwisata mendatangi lima lokasi utama. Eksplorasi dimulai dari Pulau Handeuleum untuk kegiatan tracking mangrove, lalu berlanjut ke Pulau Panaitan yang terkenal sebagai surga bagi peselancar dengan panorama alamnya yang dramatis.

Tim promosi juga menyusuri keasrian Pulau Peucang, Karang Copong, dan Pulau Bocaan. Kelima titik ini dipilih karena mewakili kekayaan biodiversitas dan keanekaragaman hayati yang menjadi daya tarik utama TNUK.

Strategi Promosi Langsung ke Lapangan

Kepala Dispar Banten, Eli Susiyanti, mengatakan bahwa kegiatan eksplorasi ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkenalkan secara lebih nyata potensi wisata alam Banten. "Banten memiliki potensi wisata alam yang luar biasa dan tidak pernah kehabisan destinasi menarik untuk dikunjungi," kata Eli dalam keterangannya di Serang, Selasa.

Dengan mendatangi langsung lokasi, Dispar berharap bisa menyusun materi promosi yang lebih autentik dan informatif. Hal ini dinilai lebih efektif untuk menjangkau wisatawan mancanegara yang kerap mencari pengalaman berbasis alam dan petualangan.

Peringatan Keras: Jaga Habitat Badak Jawa

Di tengah gencarnya promosi, Eli Susiyanti juga menyampaikan pesan tegas terkait keberlanjutan. Ia mengimbau para wisatawan agar tidak mencemari kawasan yang menjadi habitat terakhir badak jawa bercula satu di dunia tersebut.

"Taman Nasional Ujung Kulon seluruh alamnya sangat indah dan layak dikunjungi. Datanglah ke Banten, namun dengan catatan bahwa alam Banten yang indah ini harus kita jaga bersama dan jangan sampai dicemari," tegasnya.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa TNUK bukan sekadar objek wisata, melainkan kawasan konservasi dengan ekosistem yang sangat rentan. Dispar Banten berkomitmen untuk menyeimbangkan antara promosi pariwisata dan upaya pelestarian lingkungan.

Reporter: Ramli Siregar
Back to top