LEBAK — Pelepasan dilakukan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya didampingi Wakil Bupati Amir Hamzah, Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari, serta pejabat Kementerian Haji dan Umrah dan unsur Muspida. Ratusan jemaah diberangkatkan menggunakan beberapa bus dengan pengawalan polisi menuju titik pemberangkatan jemaah asal Banten ke tanah suci Makkah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak, Halimatussadiah, menyampaikan bahwa tahun ini menjadi kali pertama jemaah haji diberangkatkan melalui embarkasi Jakarta-Banten (JKB) di Asrama El Hajj. Total jemaah calon haji Lebak tahun ini sebanyak 756 orang yang terbagi dalam dua kloter, yakni 18 dan 22 JKB.
Kloter 22 yang dilepas Kamis malam terdiri dari 177 jemaah laki-laki dan 214 perempuan. Delapan di antaranya merupakan petugas pembimbing dan tenaga kesehatan yang akan mendampingi selama di tanah suci.
Data dari Kemenhaj Lebak menunjukkan variasi usia jemaah cukup lebar. Jemaah berusia di bawah 40 tahun tercatat 57 orang, sementara kelompok usia 40-60 tahun mendominasi dengan 258 orang. Jemaah lanjut usia di atas 65-80 tahun sebanyak 63 orang, dan 13 jemaah lainnya sudah berusia di atas 80 tahun.
Dua jemaah dengan rentang usia ekstrem menjadi perhatian: jemaah termuda asal Kecamatan Muncang baru menginjak 16 tahun, sedangkan jemaah tertua asal Rangkasbitung sudah berusia 91 tahun.
Dalam sambutan pelepasan, Halimatussadiah memberikan pesan khusus kepada para jemaah selama menjalankan ibadah haji. Ia mengingatkan agar jemaah menjaga kesehatan sebaik mungkin, fokus pada ibadah, menjaga kekompakan, dan bijak dalam menggunakan media sosial.
"Semoga bapak dan ibu mendapat predikat haji mabrur dan mabruroh," katanya di hadapan ratusan jemaah yang akan berangkat.