Perahu Naga yang Tak Lagi Gagah: Potret Miris Taman Teluknaga yang Terbengkalai Tanpa Pengelolaan

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 10 Februari 2026 | 12:04:03 WIB
Taman Teluknaga di Desa Tanjung Burung kini terbengkalai dan tanpa perawatan sejak pandemi Covid-19.

TANGERANG – Taman Teluknaga yang terletak di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, kini menyisakan pemandangan memprihatinkan. Ruang publik yang dulunya menjadi primadona warga untuk bersantai dan menggerakkan ekonomi lokal tersebut, dilaporkan terbengkalai tanpa perawatan sejak pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020.

Ketiadaan anggaran operasional dan absennya pengelola membuat fasilitas taman rusak parah, bahkan dijarah oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah fasilitas penunjang yang dulu lengkap kini raib. Tiang besi, lampu taman, hingga sarana bermain anak seperti ayunan dan perosotan dilaporkan hilang karena tidak adanya pengawasan di kawasan tersebut.

Kondisi ikon taman berupa patung perahu naga juga sangat mengenaskan. Material triplek pada patung tampak lapuk, catnya mengelupas, dan warnanya memudar drastis termakan usia.

"Dulu ramai sekali, pedagang dan pengunjung memenuhi area ini. Sekarang semua hilang karena tidak ada pengurusnya. Kalau ada yang mengawasi, pasti tidak akan berani dijarah," keluh Biran (53), salah seorang warga sekaligus pemilik warung di area taman, Senin (9/2/2026).

Selain kerusakan fisik, Taman Teluknaga kini bertransformasi menjadi area yang dihindari warga, terutama saat malam hari. Kondisi taman yang gelap gulita akibat hilangnya seluruh lampu penerangan menimbulkan kekhawatiran akan faktor keamanan.

Beberapa kendala utama yang dikeluhkan warga antara lain:

Minim Penerangan: Kawasan menjadi gelap total dan rawan tindakan kriminal.

Hewan Liar: Keberadaan ular di semak-semak yang tidak terurus membahayakan pengunjung.

Akses Jalan Rusak: Infrastruktur pendukung menuju taman kian memprihatinkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah untuk merevitalisasi aset publik ini. Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, hingga Gubernur Banten Andra Soni, namun belum ada tanggapan resmi terkait nasib Taman Teluknaga.

Warga berharap pemerintah memberikan perhatian serius agar taman ini kembali "hidup". Revitalisasi bukan hanya soal memperbaiki fasilitas, tetapi juga menghidupkan kembali denyut ekonomi para pedagang kecil yang bergantung pada keramaian di ruang publik tersebut.

Reporter: Redaksi
Back to top