DT Peduli Serang dan RA Al-Izzah Gelar Seminar Parenting, Ajak Orang Tua Jadikan Kehadiran sebagai Prioritas

Penulis: Tedy Rustandi  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:46:31 WIB
Kepala Kantor DT Peduli Serang Fardan Fauzi menyampaikan pentingnya sinergi sekolah dan keluarga dalam pendidikan anak.

SERANG — Kepala Kantor DT Peduli Serang Fardan Fauzi menegaskan pendidikan anak tidak bisa sepenuhnya diserahkan ke sekolah. Keterlibatan aktif orang tua di rumah dinilai sama pentingnya dengan proses belajar di kelas.

"Pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua di rumah. Sinergi antara sekolah dan keluarga sangat penting agar anak mendapatkan lingkungan tumbuh kembang yang baik, penuh kasih sayang, serta keteladanan," ujar Fardan dalam keterangannya.

Kesibukan Sehari-hari Jadi Tantangan Kehadiran Orang Tua

Kesibukan kerja dan rutinitas harian kerap menyita waktu orang tua. Padahal, kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam tumbuh kembang anak.

Seminar bertema "Anak Bukan Sisa Waktu: Saat Kehadiran Orang Tua Menjadi Prioritas" mengajak peserta memahami kebutuhan anak. Mulai dari perhatian, kedekatan emosional, hingga pendampingan dalam kehidupan sehari-hari.

Astri Ivo hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya memberi perspektif praktis bagi orang tua yang ingin lebih terlibat dalam pengasuhan.

Sinergi Sekolah dan Keluarga Lewat Komite RA Al-Izzah

Seminar diselenggarakan RA Al-Izzah bersama Komite RA Al-Izzah di Kota Serang, Banten. Kegiatan mengusung semangat "Menjadi Orang Tua Hebat untuk Generasi Hebat".

Fardan menyebut kolaborasi sekolah dan keluarga menjadi kunci agar anak tumbuh dengan karakter dan akhlak yang baik. Lingkungan yang penuh kasih sayang dan keteladanan disebutnya sebagai fondasi penting.

Melalui kegiatan ini, DT Peduli Serang dan RA Al-Izzah berupaya memperkuat peran keluarga dalam mendampingi anak. Seminar parenting menjadi salah satu cara membangun kesadaran orang tua akan prioritas kehadiran di tengah kesibukan.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: dtpeduli.org This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top