BANTEN — Pelindo Regional 4 sendiri membawahi sejumlah pelabuhan penting di Indonesia timur. Wilayah ini dinilai memiliki peran krusial dalam memperlancar arus perdagangan nasional maupun internasional, sekaligus menghubungkan antardaerah.
Abdul Azis menyebut pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk bertukar pandangan mengenai kolaborasi di sektor maritim dan logistik. Ia menekankan bahwa kawasan timur Indonesia menyimpan potensi ekonomi besar dengan beragam komoditas unggulan.
“Pelindo menyambut baik audiensi ini sebagai langkah awal untuk menggali berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, terutama dalam pengembangan sektor maritim, peningkatan konektivitas, dan penguatan ekosistem logistik,” ujar Abdul Azis dalam keterangannya.
Dukungan infrastruktur pelabuhan yang semakin modern dan jaringan logistik terintegrasi diharapkan mampu membuka akses pasar lebih luas, termasuk ke Australia. Pelindo pun menyatakan keterbukaan terhadap pertukaran informasi dan pengalaman.
“Kami terbuka terhadap pertukaran informasi, pengalaman, serta penjajakan kolaborasi yang dapat mendorong layanan kepelabuhanan dan logistik menjadi semakin efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Sanchi Davis mengapresiasi sambutan Pelindo Regional 4 serta pemaparan mengenai peran dan pengembangan pelabuhan di Indonesia timur. Menurutnya, sektor maritim dan logistik memiliki peluang besar untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral.
“Kami melihat adanya peluang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat, terutama dalam sektor maritim dan logistik. Pelabuhan memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi,” kata Sanchi Davis.
Kedekatan geografis antara Australia dan Indonesia timur menjadi modal utama yang disebut-sebut bisa mempercepat realisasi kerja sama ini.
Abdul Azis berharap audiensi ini ditindaklanjuti melalui komunikasi yang lebih intensif. Tujuannya untuk mengidentifikasi bidang kerja sama yang potensial dan bisa dikembangkan secara konkret di masa mendatang.
Dalam pertemuan itu, Sanchi Davis didampingi Konsul Australia, Isaac Bennett, serta Manajer Riset dan Hubungan Publik, Lulu Purnamasari.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas logistik kawasan, yang pada gilirannya diharapkan mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi antara kedua negara.