Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong sistem bursa kerja digital milik Pemkot Tangerang, Banten agar terintegrasi langsung dengan platform Pusat Pasar Kerja (PaskerID). Langkah ini akan membuka akses warga Kota Tangerang untuk melamar pekerjaan tidak hanya di dalam daerah, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Integrasi ini dinilai sejalan dengan program unggulan Pemkot Tangerang bernama "Gampang Kerja" yang telah menyerap ribuan pencari kerja sepanjang 2025.
TANGERANG — Rencana penggabungan sistem bursa kerja digital Kota Tangerang dengan platform nasional PaskerID tengah digodok. Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenaker, Arnando Jujur Pardamean Siregar, menyatakan integrasi ini akan memperluas cakupan peluang karier bagi pencari kerja di kota tersebut.
"Mereka juga bisa mengakses berbagai kesempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan keahlian dan kompetensinya," kata Arnando dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.
Arnando menambahkan, langkah Pemkot Tangerang melalui program "Gampang Kerja" mendapat apresiasi tinggi dari kementerian. Program tersebut dinilai selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, membeberkan capaian program Gampang Kerja sepanjang tahun ini. Data terbaru menunjukkan penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tangerang dari 5,92 persen pada 2024 menjadi 5,88 persen pada 2025.
Angka-angka tersebut menjadi indikator bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan institusi pendidikan mulai menunjukkan hasil nyata dalam menekan angka pengangguran.
Ke depan, Kemenaker berharap Pemkot Tangerang tidak berhenti pada perluasan akses lowongan kerja. Penguatan pelatihan vokasi dan perluasan program Magang Nasional dengan melibatkan perusahaan-perusahaan di Tangerang dinilai krusial untuk menyiapkan calon tenaga kerja yang kompeten.
"Masyarakat perlu dibekali pengetahuan terkait perlindungan pekerja, hak dan kewajiban, serta syarat kerja. Dengan begitu, saat masuk dunia kerja mereka tidak berangkat dari nol, tetapi benar-benar siap," ujar Arnando.
Ia menambahkan, proses pendampingan ini membutuhkan kerja sama berkelanjutan dari Dinas Ketenagakerjaan serta dukungan publikasi masif dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang.
Integrasi dengan PaskerID menjadi angin segar bagi para pencari kerja di Kota Tangerang. Mereka tidak lagi dibatasi oleh sekat administratif daerah, sehingga peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian menjadi lebih terbuka lebar.
Bagi perusahaan di luar Tangerang, sistem ini juga mempermudah proses rekrutmen karena kandidat potensial dari Kota Tangerang dapat terdeteksi dalam satu basis data nasional yang terpadu.