BANTEN — Kehadiran Kepala Negara dalam agenda rakyat ini disampaikan Prasetyo Hadi saat ditemui di halaman Istana Negara. "Direncanakan seperti itu. Jika memungkinkan beliau juga akan ikut hadir," ujarnya kepada wartawan.
Rencana ini muncul setelah rangkaian upacara penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara rampung digelar. Sebelumnya, Presiden telah memimpin upacara peringatan detik-detik proklamasi pada pagi hari di lokasi yang sama.
Karnaval malam ini mengambil rute dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), dengan titik akhir di Taman Atas Skatepark. Ribuan warga Ibu Kota diprediksi akan memadati sisi jalan sepanjang rute untuk menyaksikan kemeriahan pesta rakyat ini.
Parade kendaraan hias akan diikuti oleh puluhan kementerian dan lembaga (K/L). Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati, menyebut persiapan teknis telah dimatangkan sejak pekan lalu, termasuk koordinasi pengamanan lintas instansi.
Karnaval menjadi penutup dari serangkaian agenda peringatan kemerdekaan tahun ini. Berbeda dengan upacara formal di pagi hari yang bersifat khidmat, karnaval dirancang sebagai ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Setiap kementerian menyiapkan konsep visual yang merepresentasikan program kerja mereka selama setahun terakhir. Beberapa instansi bahkan telah mengonfirmasi akan menampilkan teknologi baru dan inovasi layanan publik dalam bentuk instalasi seni di atas kendaraan hias.
Pengamanan di sekitar lokasi parade akan diperketat dengan penerapan rekayasa lalu lintas. Kepolisian telah menyiapkan skema pengalihan arus kendaraan sejak sore hari untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang ingin menyaksikan pesta rakyat ini secara langsung.
Presiden sebelumnya menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini harus menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa. Kehadirannya di tengah keramaian malam ini diharapkan memperkuat simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.