350 Peserta Ikuti Jambore Koperasi di Tangerang, Pemkab Perkuat Kemitraan KDKMP dan UMKM

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:01:01 WIB

TANGERANG — Jambore Koperasi tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar selama dua hari mempertemukan tiga kelompok pelaku usaha: koperasi yang sudah lama beroperasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang baru terbentuk, dan pelaku UMKM. Kegiatan berlangsung di Bumi Perkemahan Kitribhakti, Curug, dengan total 350 peserta.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha di tingkat desa dan kelurahan. "Kolaborasi koperasi dan UMKM ini merupakan upaya memutar roda perekonomian sehingga pada akhirnya memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima ANTARA, Jumat.

Target: Perkuat Rantai Pasok dan Lahirkan Usaha Baru

Menurut Maesyal, penguatan jejaring antarpelaku ekonomi menjadi krusial di tengah dorongan pemerintah menjadikan koperasi sebagai penggerak ekonomi berbasis masyarakat. Kolaborasi yang dibangun di jambore ini dinilai mampu memperkuat rantai pasok lokal, memperbesar peluang kemitraan usaha, serta membuka ruang bagi lahirnya usaha-usaha baru yang lebih kompetitif.

Kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar peringatan Harkopnas, melainkan forum penguatan kapasitas kelembagaan koperasi dan tempat bertemunya koperasi dengan pelaku UMKM untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan. "Jambore Koperasi Tingkat Kabupaten Tangerang ini kita rancang agar koperasi yang existing maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat saling berkolaborasi," tambahnya.

Pembekalan Pengelolaan Modern dan Keterlibatan Gen Z

Selama jambore, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan koperasi modern, pengembangan UMKM, penguatan kemandirian usaha, hingga pembentukan wirausaha baru. Bupati menekankan bahwa koperasi dan UMKM berjalan seiring seirama. "Selama jambore mereka juga menerima pencerahan dari berbagai narasumber tentang perkoperasian, UMKM, kemandirian hingga pembentukan wirausaha baru," katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Anna Ratna Maemunah menyebut kegiatan ini menjadi sarana transfer pengetahuan antara pengurus koperasi yang telah mapan dengan pengurus KDKMP yang baru terbentuk. Tujuannya mempercepat penguatan tata kelola dan pengembangan usaha.

Pihaknya juga memanfaatkan momentum jambore untuk memperkenalkan gerakan koperasi kepada generasi muda. Berbagai kegiatan edukatif melibatkan kalangan Generasi Z dan milenial. "Tujuannya sebagai ajang silaturahim dan sharing wawasan maupun pengalaman antara koperasi existing dengan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Kami juga berupaya mensosialisasikan perkoperasian kepada Gen Z," ujar Anna.

Melalui kolaborasi ini, pelaku usaha tidak hanya memperoleh peluang transaksi langsung, tetapi juga memperluas jaringan pemasaran, berbagi pengalaman, dan meningkatkan daya saing produk lokal. Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap jambore ini mampu mendorong regenerasi pelaku koperasi serta inovasi di masa depan.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top