KOTA TANGERANG — Festival Cisadane 2026 resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 125 event terbaik Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung kepada Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat pembukaan festival pada Rabu (22/7/2026). Ajang tahunan ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dan memperkuat sektor UMKM di kota tersebut.
Piagam penghargaan diberikan oleh Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata RI, Raden Wisnu Sindhutrisno. Menurutnya, Festival Cisadane berhasil lolos dari kurasi bersama lebih dari 500 event dari berbagai daerah di Indonesia.
“Atas nama Kementerian Pariwisata saya menyampaikan selamat kepada Pemerintah Kota Tangerang atas terpilihnya Festival Cisadane untuk pertama kalinya sebagai Karisma Event Nusantara,” ujar Raden Wisnu dalam sambutannya.
Raden Wisnu berharap Festival Cisadane terus meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Targetnya, event ini bisa masuk dalam jajaran 10 besar Karisma Event Nusantara pada tahun mendatang.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyebut festival ini bukan sekadar ajang hiburan. Ia optimistis dampak ekonominya akan lebih besar dari tahun sebelumnya yang mencatat lebih dari 68 ribu pengunjung dan nilai transaksi UMKM mencapai Rp 232,5 juta.
“Alhamdulillah, Festival Cisadane terus berkembang. Pengakuan ini menjadi tanggung jawab kita untuk menghadirkan festival yang berkualitas, inovatif, dan berdampak nyata bagi kemajuan pariwisata, ekonomi, dan budaya,” ujar Sachrudin.
Festival Cisadane 2026 digelar pada 22–26 Juli 2026. Selama lima hari, pengunjung bisa menikmati atraksi budaya, olahraga, hiburan, hingga kuliner khas Kota Tangerang. Pemerintah Kota juga menyediakan pelayanan publik di lokasi festival.
Konsep ramah lingkungan menjadi salah satu daya tarik tahun ini. Pemerintah Kota Tangerang bersama komunitas lingkungan menyiapkan lebih dari 300 titik tempat sampah untuk mendukung pemilahan dan daur ulang. Sebanyak 300 pohon juga ditanam sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Sachrudin mengajak masyarakat ikut menyukseskan festival dengan menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.