BANTEN — Shin Tae-yong menegaskan bahwa karakter permainan yang ia rencanakan untuk Persija membutuhkan tingkat kebugaran yang tinggi. Oleh karena itu, ia tidak ingin terburu-buru memberikan menu taktik sebelum fisik pemain terbangun dengan baik.
"Yang paling mendasar adalah fisik. Setelah menyelesaikan latihan fisik, dalam waktu yang tersisa barulah kami akan masuk ke taktik tim," ujar STY, dikutip dari laman resmi I.League, Rabu. Pelatih asal Korea Selatan itu menambahkan, seluruh persiapan akan dilakukan secara sistematis untuk menghadapi musim depan.
Pada sesi perdana, STY belum memberikan latihan intensif kepada Gustavo Almeida dan kolega. Tahap awal ini lebih diisi dengan aktivitas pengenalan antarpemain serta latihan ringan untuk mempersiapkan kebugaran secara bertahap. "Kami baru pertama kali bertemu dan menyapa para pemain. Ini merupakan proses untuk membangun stamina dan kondisi fisik secara keseluruhan," jelasnya.
Sejumlah pemain baru Persija sudah tampak dalam latihan perdana. Victor Dethan, Aqil Savik, Pratama Arhan, Kerim Memija, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Kyohei Sano langsung mengikuti sesi bersama rekan setim yang lain. Namun, masih ada beberapa pemain yang absen karena tengah bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Secara umum, STY menilai tidak ada masalah kebugaran berarti pada para pemainnya. Ia juga memberikan perhatian khusus kepada pemain muda yang baru promosi dari tim junior Persija. "Karena semuanya harus dibangun selangkah demi selangkah, ini akan menjadi latihan penguatan yang baik," kata STY.
Dengan pendekatan bertahap ini, STY ingin memastikan Persija memiliki fondasi yang kokoh sejak awal pramusim. Ia menekankan bahwa semua aspek—fisik, taktik, dan chemistry tim—harus dibangun secara berurutan. "Dengan membangun semua hal ini secara sistematis, kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi musim depan," pungkasnya.