Aktivis Lingkungan Apresiasi BPBD Kota Tangerang Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Status Tanggap Darurat Berakhir

Penulis: Tedy Rustandi  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 19:12:02 WIB
Personel BPBD Kota Tangerang melakukan pemadaman api di TPA Jatiwaringin, Kota Tangerang, Selasa (14/7/2026).

TANGERANG — Sepekan setelah api mulai dipadamkan, status tanggap darurat kebakaran TPA Jatiwaringin resmi dicabut pada Selasa (14/7/2026). Meski status darurat telah berakhir, sejumlah langkah mitigasi tetap dijalankan untuk mengantisipasi potensi api muncul kembali di tengah prediksi musim kemarau yang masih panjang.

Penghargaan untuk Tim yang Terlibat di Lapangan

Koordinator Presidium Kalung, Ade Yunus, menegaskan bahwa apresiasi diberikan kepada semua pihak yang turun langsung membantu pemadaman, termasuk BPBD Kota Tangerang. “No One Left Behind, tidak boleh ada pihak yang sudah membantu namun tidak mendapatkan apresiasi,” ujarnya di Kota Tangerang, Rabu (15/7/2026).

Menurut Ade, kehadiran personel BPBD Kota Tangerang sangat berarti bagi aktivis yang berjibaku di lokasi kebakaran. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa tenaga pemadaman, tetapi juga suplai susu steril dan vitamin untuk menjaga kondisi petugas di lapangan.

Tanggapan BPBD: Bantuan Suplai Hingga Penghargaan

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyambut baik penghargaan yang diberikan para aktivis. Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang terus mengalir, baik saat personelnya masih bertugas maupun setelah operasi pemadaman usai. “Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan aktivis lingkungan, baik saat personil kami di lapangan dengan membantu suplai susu steril dan vitamin, dan pada hari ini diberikan piagam penghargaan,” kata Mahdiar.

Kondisi Terkini TPA Jatiwaringin Pasca-Darurat

Berdasarkan hasil evaluasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan kementerian terkait, ada tiga poin utama yang menjadi perhatian pasca-pencabutan status darurat. Pertama, meski status darurat telah berakhir secara administratif, Satgas penanganan tetap menyiagakan armada untuk penyiraman dan pembasahan TPA secara rutin. Langkah ini diambil mengingat risiko kebakaran susulan masih tinggi selama musim kemarau.

Kedua, pemantauan kesehatan warga di sekitar TPA tetap berjalan. Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat terus berkoordinasi untuk memastikan tidak ada dampak buruk dari asap kebakaran terhadap masyarakat. Ketiga, Pemkab Tangerang telah menyiapkan rencana jangka panjang berupa pembangunan toren dan tandon air, serta pengadaan mesin alkon dengan daya semprot mencapai 100 meter untuk memperkuat sistem pencegahan kebakaran di masa mendatang.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: tangerangpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top