Pemkab Tangerang Perintahkan Camat dan Kades Awasi Dapur SPPG, Cegah Penyimpangan Program Makan Bergizi Gratis

Penulis: Ujang Rahmat  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 12:17:31 WIB
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin rapat koordinasi pengawasan dapur SPPG di lingkungan Pemkab Tangerang, Rabu.

TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa koordinasi dengan camat dan kades merupakan langkah awal untuk mengontrol jalannya program MBG. Ia meminta para aparat desa mendata jumlah dapur SPPG yang beroperasi di setiap kecamatan dan kelurahan.

"Kita koordinasi sama camat dan kades, mendata berapa dapur SPPG yang ada di masing-masing wilayah. Sekaligus juga bantu controlling atau pengawasan supaya nanti ke depannya anak-anak masuk sekolah ini makanannya lebih terkontrol," kata Intan di Tangerang, Rabu.

Fokus pada Kualitas dan Bahan Pangan Lokal

Selain aspek pengawasan, Pemkab Tangerang juga memastikan seluruh dapur MBG mengutamakan bahan pangan lokal. Langkah ini diambil untuk menghidupkan roda perekonomian masyarakat bawah melalui pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

"Pasti yang pasti kualitas dan higienis. Supaya anak-anak kita semua terjamin makanannya," ucap Intan. "Dan kita juga berharap semua dapur SPPG yang ada bisa menggunakan bahan pangan lokal, juga kerja sama dengan UMKM sekitar," sambungnya.

Instruksi Presiden soal Pengawasan Dapur MBG

Langkah Pemkab Tangerang ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Presiden meminta seluruh kepala daerah, camat, kepala desa, hingga jajaran TNI dan Polri ikut mengawasi pelaksanaan program MBG. Hal ini menyusul adanya indikasi penyimpangan yang ditemukan di lapangan.

Saat memberikan arahan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat lalu, Presiden memerintahkan aparat untuk memeriksa seluruh dapur MBG tanpa terkecuali. "Kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ. Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa, boleh periksa semua dapur MBG, saudara periksa," tegasnya.

Presiden meminta setiap temuan penyimpangan segera dilaporkan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) atau langsung kepadanya. "Laporkan ke kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang, ngomong ke TikTok langsung, aku kirim tim untuk selesaikan," ujar Presiden.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top