Waspada Alergi Bukan Sekadar Efek Cuaca, Dokter di Tangerang Selatan Ungkap Pemicu dan Gejala yang Kerap Terlewat

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 23:29:02 WIB
Dr. Laras Budiyani menjelaskan gejala alergi yang sering terabaikan di Tangerang Selatan.

TANGERANG SELATAN — Gejala seperti bersin-bersin, batuk kronis, hingga kulit gatal dan bentol mendadak sering dianggap wajar saat musim pancaroba. Namun, dr Laras Budiyani menegaskan bahwa keluhan tersebut bisa jadi sinyal alergi yang membutuhkan penanganan medis tepat, bukan sekadar efek cuaca semata.

Gejala Alergi yang Sering Diabaikan Warga

Menurut dr Laras, jenis alergi yang paling umum ditemui pada masyarakat meliputi bersin dan pilek berulang, kesulitan bernapas atau batuk yang tak kunjung sembuh, hingga kulit kemerahan, bersisik, atau bentol-bentol gatal yang muncul tiba-tiba. Gejala-gejala ini muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah tubuh terpapar alergen.

Pemicu Alergi di Sekitar Kita

Beragam pemicu alergi alias alergen ada di lingkungan sehari-hari. Debu dan tungau, bulu hewan peliharaan, makanan tertentu, kontak fisik dengan bahan kimia atau logam, hingga obat-obatan menjadi faktor risiko utama. "Jika sudah mengalami reaksi alergi berat, segera cari pertolongan medis darurat," ujar dr Laras, merujuk pada kondisi anafilaksis yang bisa mengancam nyawa.

Kesalahan Fatal: Menebak Sendiri Penyebab Alergi

Dr Laras menyoroti kebiasaan warga yang kerap menebak-nebak sendiri penyebab alergi tanpa pemeriksaan medis. Langkah ini justru membuat penanganan tidak tepat sasaran dan memperparah keluhan. "Pemeriksaan medis sangat penting untuk mengetahui pemicu yang akurat," tegasnya.

Ia menyarankan agar masyarakat tidak menunggu keluhan alergi sampai parah. Dengan mengetahui pemicu alergi melalui tes medis yang tepat, dokter dapat menentukan penanganan paling sesuai, baik berupa obat antihistamin, imunoterapi, maupun perubahan pola hidup.

Jangan Tunda Konsultasi ke Dokter

"Sebaiknya segera konsultasikan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan profesional agar kualitas hidup tetap terjaga," ujar dr Laras. Langkah ini penting terutama bagi warga yang mengalami gejala berulang tanpa penyebab yang jelas, agar tidak salah penanganan dan terhindar dari komplikasi serius.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top